Peran Orang Tua Penting Bagi Siswa PAUD

by
DOK - Kegiatan parenting salah satu sekolah PAUD di Kota Pekalongan. Orang tua telrihat antusias dalam mengikuti kegiatan.

KOTA – Di masa pandemi Covid-19 ini anak usia tingkat sekolah khususnya jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat memerlukan dampingan orang tua dalam melakukan pembelajaran daring atau jarak jauh tanpa tatap muka dengan guru. Sering kali orang tua tidak memperhatikan dan mengawasi anak dalam pembelajaran daring karena beberapa faktor seperti bekerja dan kurang terbuka terhadap teknologi. Kondisi ini pun tak dipungkiri bisa membuat sebagian besar orang tua stres karena ketidaksiapan dirinya mendampingi anak belajar dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Drs Soeroso MPd, mengungkapkan bahwa sesulit apapun situasi dan kondisinya terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini, anak harus tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan. Seyogyanya pula, pemerintah harus memberi perhatian khusus pada pengikutsertaan orangtua dan masyarakat dalam pendidikan anak di sekolah secara real dan aplikatif.

“Sesulit apapun situasinya, perhatian kita kepada anak tidak boleh hilang sama sekali. Jadi, meski sulit kondisi orangtua, sulit akibat pandemi Covid-19, tetapi perhatian dan perlindungan kepada anak tidak boleh terabaikan. Ini salah satu bentuk perhatian kita kepada anak, meskipun di masa pandemi, anak tidak bisa mendapatkan pendidikan secara tatap muka, maka kita harus bersinergi dengan orangtua bagaimana bersama-sama mendidik anak-anak selama belajar dari rumah,” terang Soeroso.

Menurut Soeroso, di masa pandemi ini, tidak semua orangtua dapat memberikan pola pengasuhan yang baik. Sehingga, Dinas Pendidikan ikut berkontribusi dalam menyediakan ruang dan cara-cara pola pengasuhan tersebut melalui kegiatan Pekan Parenting dan Konseling selama 4 hari ke depan. Dijelaskan Soeroso, dalam kegiatan tersebut, orangtua akan mendapatkan pembekalan teori pola pengasuhan anak yang baik dan benar,setelah itu para orangtua bisa berkonsultasi secara langsung kepada para konselor pendidikan yang telah disiapkan di Ruang Layanan Konseling Pendidikan (Lakondik) milik Dindik untuk berdiskusi dan melakukan pendampingan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan pendidikan anaknya di masa pandemi ini.

“Kita memberikan cara-cara pola pengasuhan,karena mau tidak mau sekarang anak-anak belajar dari rumah. Kita tidak bisa menyalahkan orangtua kalau orangtua tersebut tidak mampu. Justru, kita salah jika kita tidak memberikan pembekalan kepada mereka. Ini bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan orangtua, dimana pilar pendidikan itu terdiri dari keluarga (orangtua),masyarakat, dan pemerintah. Permasalahan-permasalahan pendidikan tiap anak tentu tidak sama, sehingga nantinya para orangtua bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga konselor kami di Ruang Lakondik milik Dindik,” pungkasnya. (mal)