Wihaji: Tolong, Jangan Main-main Uang Negara

by
Wihaji, Bupati Batang

*Terkait Dugaan Penyelewengan Dana PKH

BATANG – Bupati Batang, Wihaji, angkat bicara terkait perangkat Desa Womobodro Kecamatan Blado, Sudirno (35), yang mengakhiri hidup dengan gantung diri, karena diduga menyelewengkan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Selasa 14 September 2021. Bupati mengingatkan perangkat desa maupun pejabat publik lainnya untuk tak lagi-lagi memainkan anggaran negara, apalagi yang bersinggungan langsung dengan hak masyarakat miskin.

Wihaji meminta agar tidak terjadi lagi hal serupa yang dapat merugikan orang lain dan menimbulkan kerugian keuangan negara. “Pemerintah sekarang itu sudah berubah, sistemnya sangat transparan, sehingga kalau terjadi penyelewengan akan ketahuan,” kata Wihaji saat ditemui di kantornya, Kamis (16/9/2021).

Dia menyatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan upaya-upaya pencegahan dengan terus mengingatkan para kepala desa dan jajaran untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai aturan perundang undangan. “Tolong, jangan lagi main-main dengan uang negara, apalagi kalau itu hak orang miskin. Kasihan mereka,” tandasnya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Joko Tetuko menyesalkan perbuatan perangkat desa pelaku bunuh diri yang menjadi agen yang tidak bisa amanah.

“Saya menyesalkan ini terjadi. Makanya saya minta pendamping memberikan solusi, jangan mengkoordinir pengambilan uang. Biarlah mereka sendiri kelompok sendiri yang ambil,” katanya.