Percepat Pemulihan Ekonomi, Menko Airlangga: UMKM Jadi Andalan

by
SERAHKAN - Menko Airlangga saat menyerahkan KUR kepada perwakilan UMKM dalam kunjungan kerjanya di Kota Pekalongan.

*Salurkan KUR dan CSR di Kota Pekalongan

KOTA – Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekalongan Kamis (16/9/2021). Agenda utama dalam kegiatan kali ini yakni peninjauan vaksinasi untuk pelajar dan santi serta penyaluran KUR, CSR dan sejumlah program kemitraan kepada UMKM dan pondok pesantren.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Gedung HA Djunaid tersebut, Menko Airlangga haidr didampingi Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD, M Azmi Basyir, Forkompimda Kota Pekalongan dan jajaran pejabat di lingkungan Menko Perekonomian. Kegiatan diawali dengan peninjauan vaksinasi di halaman Gedung HA Djunaid. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan proses penyerahan KUR, CSR dan sejumlah bantuan lain kepada UMKM, pondok pesantren dan perwakilan masyarakat.

Dalam arahanya, Menko Airlangga mengatakan bahwa penyaluran KUR menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi dan UMKM menjadi andalan. “Berdasarkan arahan bapak Presiden, jumlahnya ditingkatkan. Dari sebelumnya Rp 253 triliun menjadi Rp 285 triliun dan sampai bulan ini kira-kira sudah tersalurkan Rp 190 triliun. Jadi tentunya masih banyak yang bisa kita salurkan untuk pemberdayaan UMKM,” tuturnya.

Dikatakan Menko Airlangga, bunga KUR juga terbilang rendah yakni hanya 3% karena adanya subsidi pemerintah. “Biasanya 6% itu pun sudah disubsidi dan sekarang untuk KUR bunganya 3%. Penjaminan sudah ada Askrindo dan Jamkrindo sehingga tinggal penyaluranya saja untuk mendorong pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara dalam konferensi pers di akhir kegiatan, Menko Airlangga memaparkan target pertumbuhan ekonomi 3,7% sampai 4,5% pada akhir tahun. Harapan untuk mencapai target, juga didukung keberhasilan pemerintah yang dapat menekan kasus Covid-19 di Indonesia. “Dengan kondisi kasus Covid-19 di bawah 100.000 kami berharap ekonomi bisa terus naik dan harapan pertumbuhan 3,7% sampai 4,5% di akhir tahun bisa terwujud,” katanya.