Petani Ditemukan Tewas Gantung Diri

by

Di Bawah pohon Kopi Tengah Hutan Blok Kaliadoh

Seorang petani, Radis (53) warga Desa Timbangsari Kecamatan Lebakbarang ditemukan tewas gantung diri di tengah Hutan Blok Kaliadoh Lebakbarang, Kamis (17/09/2021). Korban diduga nekad gantung diri karena berselisih dengan keluarga.

Informasi dihimpun bahwa korban setiap hari berprofesi sebagai petani dan penyadap nira untuk gula aren. Seperti biasanya korban mecari nira pohon aren ke sekitar Hutan Blok Kaliadoh Desa Timbangsari Kecamatan Lebakbarang.

Kemudian sekitar pukul 15.00 wib korban berangkat ke hutan dan pulang ke rumah sekitar pukul 18.00 wib. Akan tetapi hingga pukul 18.30 wib korban belum juga pulang kerumah. Karena merasa curiga dari keluarga korban yaitu istri mengajak adiknya bersama 3 orang lainya mencoba mencari korban.

Pencarian terutama ke sekitar lokasi dimana biasanya
korban menyadap nira. Namun setelah sampai di lokasi yaitu sekitar Hutan Blok Kaliadoh mendapati korban telah meninggal dunia dengan gantung diri. Karena kejadian korban yang gantung diri dari keluarga tidak berani menurunkan mayat korban. Kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa yang diteruskan kepada Polsek Lebakbarang.

Adanya laporan tersebut anggota Polsek Lebakbarang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan memintai sejumlah keterangan saksi.

Kasie Humas Polres Pekalongan IPDA Heru Santoso ketika dikonfirmasi,Kamis (17/09/2021) membenarkan. Menurutnya dari hasil pemeriksaan mayat ditemukan tergantung di pohon kopi, kemudian kondisi korban saat menggantung ditemukan tinggi ujung kaki sampai dengan ujung tali pangkal pengikat
sepanjang 230 cm. Jarak tali pangkal pengikat hingga ke leher 84 cm, untuk tinggi badan korban 157 cm.

“Posisi korban saat dievakuasi kaki sudah menyentuh tanah diduga karena tali yang digunakan jenis tali nilon sehingga merenggang. Ditemukan tali tambang plastik warna biru ( tali nilon) yang digunakan untuk menggantung dengan salah satu ujung yang diikatkan di pohon kopi dengan bentuk ikatan tali mati dan ujung tali bawah berbentuk lingkaran dengan bentuk ikatan tali simpul hidup. Kudian tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” terangnya.

Sementara berdasarkan keterangan dari keluarga korban tidak mengalami gangguan kejiwaan maupun gangguan kesehatan, namun sempat mengalami selisih paham dengan istri karena cara mengasuh anak yang cenderung keras. Untuk keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan tidak menghendaki dilakukan autopsi dan dibuatkan surat pernyataan.(yon)