Sukseskan Simulasi PTM, Tegas Beri Sanksi Pelanggar Prokes

by
BELAJAR - Kegiatan belajar mengajar siswa-siswi SMPN 1 Tirto dimasa pandemi.

*SMPN 1 Tirto

TIRTO – SMPN 1 Tirto Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu sekolah dari 13 SMP di Kabupaten Pekalongan yang ditunjuk untuk melakukan simulasi Pembelajaraan Tatap Muka (PTM). Dan untuk mendukung kelancaran simulasi tersebut sekolah menerapkan aturan penggunaan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat dan memberikan sanksi tegas dengan memulangkan siswa yang kedapatan melanggar Prokes.

Disampaikan Kepala SMPN 1 Tirto Kabupaten Pekalongan Jumadi kepada Radar Pekalongan, Selasa (14/9/2021) bahwa salah satu point penting dalam mendukung kelancaran simulasi PTM pada saat ini adalah pematuhan penggunaan Prokes yang wajib ditaati oleh semua warga sekolah. Jadi sanksi tegas rasanya tidak terlalu berlebihan jika ada warga sekolah yang kedapatan melanggar.

“Penggunaan masker misalny, warga sekolah yang tidak menggunakan masker dengan benar maka kami tegur bahkan meminta untuk pulng jika tidak ada niatan untuk mematuhi Prokes. Kita semua tentu sudah lelah dengan kondisi pandemi seperti ini, maka harus menjadi komitmen bersama untuk menuntaskan pandemi yang tidak kunjung usai dengan patuh pada aturan,” ungkap Jumadi.

Selain itu, skenario pembelajaran pun diterapkan dengan apik oleh tim sekolah untuk mencegah adanya kerumunan dan mematuhi aturan sesuai pembukaan untuk simulasi PTM. Selama dua Minggu akan dilakukan evaluasi dan akan naik level ke PTM terbatas jika simulasi PTM bisa berjalan dengan lancar dan dinyatakan berhasil.

“Kita ikuti aturan yang ada, kalau di simulasi PTM yang dijinkan masuk adalah 1 kelas paralel sedangkan PTM terbatas yang berangkat adalah 50% dari total siswa sekolah tersebut. Jadi kami sangat berharap nanti kami akan mengalami kenaikan level menjadi PTM terbatas sehingga siswa yang bisa berangkat tentu lebih banyak,” imbuhnya.