Santri Gayeng Diminta Bersinergi Bersama Pemerintah

by

Pengurus Periode 2021-2026 Dikukuhkan.

Pengurus Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/09/2021) secara resmi dikukuhkan. Pengukuhan pengurus periode 2021-2026 digelar di Klinik Riega Kecamatan Doro secara simbolis dilakukan oleh Panglima Santri Gayeng Nusantara, KH. Taj Yasin Maimoen Zubair. Untuk itu pengurus Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan diminta bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

Pengukuhan Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan dengan Ketua Dr. KH. Sabilah Rosyad dihadiri oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan Suami Ashraf. Kemudian Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Pj Sekda, Asisten I Pemerintahan, Pj PMD dan tamu undangan.

Sebelum pengukuhan juga diisi dengan program Vaksinasi untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

Panglima Santri Gayeng Nusantara, KH. Taj Yasin Maimoen Zubair meyampaikan terbentuknya Santri Gayeng Nusantara ini untuk bersinergi bersama pemerintah dalam kegiatan sosial. Seperti dalam pengukuhan kali ini ada Khitanan Massal untuk anak Yatim dan Dhuafa, kemudian ada program vaksinasi untuk penanganan covid19.

“Kemudian kita akan meninjau juga sentra usaha milik masyarakat. Ini benar benar bersinergi bersama masyarakat sehingga kami juga cukup senang1, “

Wakil Gubernur Gua Yasin menegaskan bahwa Santri Gayeng selalu berupaya bersinergi menjaga NKRI. Selain kegiatan sosial, memasuki musim penghujan ini Santri Gayeng Nusantara siap menjadi relawan bencana untuk Kabupaten di Jawa Tengah.

“Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan saat kembanjiran kemarij juga ikut mengurai dan memberikan bantuan kepada para korban. Kami harapkan dengan pengurus Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan yang baru ini bisa menjalankan program sesuai amanat dari organisasi, membentuk Tim karena saat ini musim penghujan, ” lanjutnya.

Sedangkan untuk mendongkrak ekonomi, Santri Gayeng juga memberikan pelatihan bagi UMKM dan melakukan pendampingan.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengapresiasi pengukuhan Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pekalongan periode 2021- 2026. Karena seluruh pengurus merupakan para tokoh masyarakat, kyai dan lainya.

“Saya yakin Santri Gayeng ini akan lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan khususnya keluarga besar NU. Santri Gayeng ini akan memberikan edukasi pada masyarakat dan saya yakin Santri Gayeng akan besar di Kabupaten Pekalongan, ” katanya.

Kedepan diharapkan Santri Gayeng Nusantara Kabupaten bisa bersinergi dengan program pemerintah Kabupaten Pekalongan, karena Santri Gayeng ini seluruhnya merupakan warga Kota Santri. (Yon)