Buntut Dugaan Penyimpangan Uang Baznas, Pimpinan dan Pengurus Pilih Undur Diri

by
Bupati Batang, Wihaji

BATANG – Bupati Batang, Wihaji angkat bicara mengenai adanya permasalahan pada internal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang.

Ia selaku pembina Baznas Kabupaten Batang menyatakan bahwa seluruh pengurus Baznas sudah mengambil sikap dengan melakukan pengunduran diri.

“Kabar terbaru, mereka (pimpinan Baznas dan semua pengurus,red) sudah mengundurkan diri semua,” ujar Bupati saat ditemui, Rabu (15/9/2021).

Bupati mengatakan, bahwa pengunduran pimpinan dan seluruh pengurus Baznas Kabupaten Batang itu baru diketahuinya pada Selasa (14/9/2021) malam.

“Baru tadi malam saya baca, lima orang, yakni pimpinan dan para pengurusnya mengundurkan diri. Namun kepastian kapan pengunduran dirinya saya belum pastikan,” katanya.

Adapun, saat ini, pihaknya akan melakukan penunjukkan pejabat pelaksana tugas (PLT) untuk menggantikan pimpinan Baznas sebelumnya.

“Nanti saya cek lagi kasusnya, apakah berlanjut ke ranah hukum atau tidak. Dan nanti saya perintahkan Plt Baznas untuk menyelesaikan masalah yang ada, biar diurai satu persatu,” katanya.

Dijelaskan juga, pihaknya kedepan akan melakukan perekrutan ulang para pengurus Baznas Kabupaten Batang. “Yang jelas tidak boleh berstatus ASN,” katanya.

Ditambahkan Bupati, terkait besaran kerugian uang umat yang muncul akibat adanya dugaan penyelewengan itu, pihaknya belum mengetahuinya secara pasti. Menurut Wihaji, hal itu perlu pembuktian terlebih dahulu.

“Yang pasti, mereka sudah membuat surat pernyataan untuk siap melakukan pengembalian uang umat yang disetorkan oleh sejumlah Unit Pengumpul Zakat (UPZ),” tukasnya. (fel)