Potensi Banjir Masih Mengancam

by
Ulul Azmi, Kalak BPBD Batang

*Normalisasi Sungai Belum Ada Kejelasan

BATANG – Bencana banjir yang acap kali merendam puluhan hingga ratusan pemukiman di wilayah Kabupaten Batang, sepertinya masih akan terlulang pada tahun 2021 ini. Sebab, pemerintah sendiri belum bisa memastikan kapan upaya normalisasi sungai yang digadang gadang mampu menjadi solusi untuk mencegah bencana tahunan itu terjadi hingga kini tidak pasti.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Ulul Azmi mengatakan, bahwa rencana normalisasi Sungai Sambong senilai Rp 100 miliar yang masuk pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 79 tahun 2019 belum bisa terlaksana, karena terkena refocusing.

“Namun demikian, dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menganggarkan normalisasi sungai eks Kali Sambong (perbatas Klidang Lor dengan Karangasem Utara) pada tahun ini. Jadi dengan normalisasi ini, diharapkan akan mempelancar arus air dari Sungai Gendingan yang sebelumnya menjadi masalah,” katanya.

Ulul mengatakan, bahwa memang normalisasi dua sungai besar di Kabupaten Batang dianggap bisa turunkan risiko banjir. Dua sungai itu adalah Sungai Gabus dan Sungai Sambong. Program normalisasi itu akan digarap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, Normalisasi Sungai Gabus urung dilakukan, karena terkena refocusing. Dua sungai itu menjadi faktor utama penyebab banjir kala musim hujan.

“Provinsi itu pernah membuat program normalisasi kali Gabus. Kali Gabus itu adalah sumber utama banjir, selain Kali Sambong. Cuma karena kemarin terkena refocusing beberapa kali, akhirnya Sungai Gabus tidak dilakukan normalisasi,” ujar Ulul Azmi.