Persekap Lolos Liga 3 Nasional, CS Siapkan Bonus Rp100 Juta

by

Gagal Pengurus Bakal Undur Diri

Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra (CS) telah menyiapkan bonus Rp 100 juta kepada Tim Pemain Persekap Pekalongan. Bonus Rp 100 juta diberikan apabila Persekap bisa lolos Liga 3 Nasional.

Adapun pemberian Bonus Rp 100 juta kepada Tim Persekap tersebut untuk menumbuhkan motivasi pemain dan pelatih agar bisa membesarkan nama Persekap Pekalongan ke kanca Nasional.

“Kami sediakan bonus Rp 100 juta kalau memang Tim Persekap Pekalongan bisa lolos ke liga 3 Nasional, ” kata Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra disela sela memantau pertandingan.

Dikatakan, bonus Rp 100 juta tersebut disediakan sebagai bentuk apresiasi pemain dan pelatih yang sudah susah payah berlatih untuk mempersiapkan di dalam Kejuaraan Liga 3 Provinsi Jawa Tengah. “Ini bukan iming iming semata untuk lolos Liga 3 Nasional, tapi ini merupakan harga diri Persekap Pekalongan supaya lebih dikenal tingkat nasional, ” lanjutnya.

Diakui, apabila Persekap Pekalongan tidak bisa menaikan prestasi maka pengurus Persekap akan undur diri untuk digantikan yang lain.

“Saya sebagai Ketua Persekap Pekalongan dan Pak Slamet Nuridin sebagai pengurus serta pelatih lain siap mengundurkan diri apabila kami gagal memajukan Persekap, ” tegas Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan itu.

Sementara untuk mempersiapkan diri dalam Liga 3 Jateng, Tim Persekap sudah tiga kali ini menggelar Uji Tanding di Stadion Widya Manggal Krida Kedungwuni. Pertama dengan Tim PON Jateng, kedua dengan Persik Karanganyar dan ketiga Persiku Kudus.

Adapun dari tiga kali laga coba, perkembangan para pemainnya boleh dibilang semakin meningkat.

Terutama saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Widya Manggala Krida, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan koordinasi tim cukup bagus. Namun sayang, penyelesaian akhirnya masih lemah sehingga belum bisa membuahkan gol.

Hingga sekarang, tim kebanggaan masyarakat Kota Santri baru menjalani latihan rutin sekitar sembilan hari. Materi latihan utuk anak asuhannya belum semuanya diberikan, termasuk ketika menggalang serangan maupun bertahan.

“Selama ini baru fokus ke koordinasi antarpemain supaya ketika bertanding menjalin kerjasama yang bagus, ” kata Pelatih Persekap Pekalongan, Mohammad Hasan.

Pada laga coba melawan Persiku, Dedi Powranto cs sering menguasai jalannya pertandingan. Bahkan beberapa kali peluang terjadinya gol sering tercipta. Namun kiper lawan bermasin sangat cemerlang dan penyelesaian akhir timnya belum tajam sehingga gagal menjebol gawang lawan.

Mengenai penempatan line up pemain, Hasan menjelaskan saat ini masih melihat formasi terbaik. Dari 27 pemainnya, selama menjalani uji tanding porsi bermainnya cukup imbang. Dengan demikian, belum bisa menetapkan siapa saja pemain yang menempati line up utama maupun pemain pelapis.

Selanjutnya dari hasil semua laga coba, bakal menjadi evalusasi sehingga ketika Liga 3 Jateng dimulai, timnya semakin mapan. Beberapa kelemahan seperti finisshing touch maupun posisi bertahan dalam sisa waktu mendatang bakal disolidkan. (Yon)