Masih Ada Asa Relokasi Simonet

by
TERAS LAUTAN - Teras rumah di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, sudah menjadi lautan.

KAJEN – Pemkab Pekalongan masih terus mengupayakan berbagai alternatif untuk bisa merelokasi warga Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto. Plt Kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten Pekalongan Mudiharso, kemarin, menyatakan, program relokasi dari pusat diprioritaskan untuk tanah yang hak milik atau tanah milik kabupaten. Lahan yang sudah dipersiapkan untuk rencana relokasi warga Simonet adalah milik desa.

Meski ada kendala status lahan, pemerintah daerah masih terus berupaya untuk merelokasi warga Simonet. Pihaknya akan menginventarisir tanah milik kabupaten sebagai tempat relokasi warga Simonet.

“Kita akan menginventarisir tanah milik kabupaten yang bisa diperuntukan untuk relokasi. Nanti kita juga akan koordinasi dengan aset (Bagian Aset). Kita juga sudah menyampaikan ke pak Wakil Ketua DPRD, kebetulan dapil sana, Pak Sumar, terkait permasalahan itu,” ungkap dia.

Bupati Fadia Arafiq dan Kepala Bappeda M Yulian Akbar, lanjut dia, rencananya juga akan ke Kementerian PUPR untuk memperjuangkan relokasi warga Simonet. “Barangkali ada program untuk penanganan Simonet itu,” kata dia.

Pemda juga menyiapkan beberapa alternatif relokasi warga Simonet. Salah satunya mencarikan lahan milik pemda yang lokasinya dekat dengan Simonet untuk tempat relokasi. “Masyarakatnya mau apa tidak?. Apakah nanti rumah susun atau rumah khusus. Ini butuh sosialisasi ke masyarakat juga,” katanya.

Inventarisasi lahan pemda yang bisa digunakan untuk merelokasi warga Simonet, akan dilakukan di Kecamatan Wonokerto dan Wiradesa. “Biasanya lahan milik pemda itu eks desa yang menjadi kelurahan. Kalau yang di Wonokerto itu kan ndak ada yang kelurahan. Yang di Wiradesa itu banyak kelurahan yang mungkin tanah eks bengkoknya itu bisa dimanfaatkan,” ujar dia.