Wisata Bakal Dibuka, Pedagang dan Karyawan PIK Divaksin

oleh -
VAKSINASI MASSAL - Pantai Indah Kemangi (PIK) bekerja sama dengan Puskesmas setempat mengadakan vaksinasi massal untuk para karyawan dan pedagang di tempat wisata tersebut.

KENDAL – Menyusul PPKM turun level ke 3, Pemkab kendal berencana akan membuka kembali objek wisata secara bertahap. Untuk mempersiapkan hal tersebut, pihak pengelola wisata memastikan para karyawan dan pedagang setempat menjalani vaksinasi.

Seperti dilakukan pengelola Obyek wisata Pantai Indah Kemangi (PIK) bekerja sama dengan Puskesmas setempat mengadakan vaksinasi massal untuk para karyawan dan pedagang di objek wisata tersebut. Kegiatan vaksinasi ini disambut baik para karyawan dan pedagang sehingga mereka berbondong-bondong mendatangi sentra vaksinasi, yang digelar di objek wisata PIK, baru-baru ini.

Salah seorang pedagang, Aris setyawan mengaku senang bisa mengikuti vaksinasi yang digelar untuk para karyawan dan pedagang obyek wisata. Diakuinya, sejak obyek wisata ditutup selama dua bulan ini, dirinya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab usaha dagang itulah yang menjadi sumber penghasilan keluarganya. “Semoga kembali seperti semula, bisa dapat pemasukan, sehingga kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Jungsemi sekaligus pengelola Pantai Indah Kemangi, Dasuki menegaskan, OW nya sudah siap untuk beroperasi kembali. Kesiapan itu meliputi ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana penunjang dalam kondisi pandemi. Protokol kesehatan sudah disiapkan, yakni pengaturan jarak, fasilitas kebersihan dan pembatasan kunjungan. “Kami selaku kepala desa mengucapkan terima kasih kepada pihak puskesmas yang telah memfasilitasi kegiatan vaksinasi ini dan dukungan dari kecamatan,” katanya.

Dasuki berharap ketika para pelaku wisata sudah divaksin, segera terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, sehingga obyek wisata di Kendal bisa beroperasi kembali. Dengan demikian perekonomian akan pulih, karena banyak pedagang yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas wisata. “Para pedagang ini sangat berharap segera buka kembali wisata ini secara terus-menerus,” terangnya. (lid)