Angka Kehamilan Naik Tajam

oleh -
VAKSIN BUMIL - Dinkes Kabupaten Pekalongan mulai menyasar ibu hamil untuk vaksinasi Covid-19.

“Ada peningkatan jumlah penduduk, maka normal saja ada peningkatan ibu hamil. Jadi ndak ada pengaruh dari PPKM atau work from home. Itu mungkin rumor di luar tapi dalam hal ini akibat peningkatan jumlah penduduk di kita,” ungkap dia.

Ibu hamil tersebut rata-rata berusia muda. Kehamilan pertama atau kedua. Untuk kriteria ibu hamil bisa divaksin, lanjut dia, ibu hamil sehat dan usia kehamilan trisemester kedua dan ketiga.

“Trisemester pertama kita perlu hari-hati dan waspada. Perlu ada skrining yang ketat,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Widi Riswadi didampingi Camat Wonopringgo Tuti Haryati, saat memantau vaksinasi itu mengatakan, antusias bumil untuk divaksin bagus. Bumil menyadari program vaksinasi itu akan mampu memberikan perlindungan bagi bumil dan bayinya.

“Mudah-mudahan vaksinasi ini bisa diikuti ibu hamil di Kabupaten Pekalongan. Yang tadinya ada rasa takut untuk divaksinasi dengan adanya percontohan di Wonopringgo ini ibu-ibunya tambah semangat,” ujar dia.

Yusniah (26), bumil dari Wonopringgo, mengaku tidak takut untuk divaksin. Usia kehamilannya 33 minggu. Ia mengikuti vaksinasi agar dirinya dan bayi yang dikandungnya aman dari virus corona.

“Ndak takut si. Ini vaksin pertama. Saya tahu ada program ini dari bidan desa,” kata dia. (had)