Transmigrasi Kurang Diminati

by
Edy Herijanto

**PemkabHarus Keliling ke Desa

KAJEN – Program transmigrasi saat ini kurang diminati. DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan harus keliling dari desa ke desa untuk mencari warga yang berminat mengikuti program pemerintah tersebut.

Kepala DPM PTSP dan Naker Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, Kamis (19/8/2021), mengatakan, pada tahun 2021 ini Kabupaten Pekalongan mendapatkan alokasi hanya satu kepala keluarga untuk program transmigrasi. Lokasi transmigrasi di Desa/Kecamatan Dadahu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

“Tahun 2021 kita dapat alokasi satu kepala keluarga. Penempatam di Desa/Kecamatan Dadahu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah,” kata dia.

Disebutkan, syarat warga yang bisa ikut program transmigrasi adalah warga Kabupaten Pekalongan, sudah berumah tangga, berusia 18 tahun hingga 49 tahun, dan belum pernah bertransmigrasi.

“Ini sudah ada orangnya. Awalnya kan sudah disosialisasikan di bulan Maret. Mencarinya memang susah. Alhamdulillah akhirnya nemu orang Tanjungsari. Satu keluarga empat orang, suami, istri, dan dua anaknya,” terang dia.

Diakuinya, peminat program transmigrasi saat ini minim.

Sehingga untuk mencarinya susah.