Pandemi, Layanan Adminduk Online Kian Diminati

by
Abdul Baqi

KAJEN – Adanya pandemi Covid-19 membawa perubahan pola perilaku masyarakat pada pengurusan administrasi kependudukan. Masyarakat yang sebelumnya tidak begitu familiar atau enggan dengan sistem pengurusan adminduk online, karena pandemi ini mau tidak mau mereka harus menggunakan sistem tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Pekalongan, Abdul Baqi, kemarin, menjelaskan, pengurusan adminduk secara online melalui aplikasi SIMPEL yang dapat unduh melalui playstore tersebut sebelumnya jarang dimanfaatkan. Namun dengan adanya pandemi, masyarakat yang ingin mengurus adminduk secara online kini semakin meningkat.

“Nah kedepan kita akan membuat kader milenial Dukcapil. ini akan semakin membumikan lagi aplikasi-aplikasi online. Kita nanti mungkin akan melihat Dukcapil tidak ada antrian. Kalau dulu karena belum adanya pandemi banyak orang melakukan tatap muka, luring dan itu berbondong-bondong. Ini kan perubahan juga, perubahan budaya akhirnya. Dengan adanya pandemi masyarakat menyikapi, untuk aman memakai aplikasi,” kata dia.

Dikatakan, secara total jumlah yang menggunakan aplikasi pengurusan adminduk online sebanyak 93.068 pelapor. Dari jumlah itu yang dapat terproses sebanyak 79.694. Adapun secara persentase yang terbanyak adalah pengurusan Kartu Keluarga.

“Dengan adanya aplikasi SIMPEL itu animonya bagus. Total pelapor 93.068. Yang berhasil itu 79.694. Sehingga artinya apa, masyarakat sudah akrab, sudah familiar dengan hal-hal aplikasi ini,” kata dia.