Kasus Dugaan Korupsi Mantan Direktur Perusada Aneka Usaha Dilimpah ke Pengadilan Tipikor

by

BATANG – Kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perusda), Evariawan Sukamahadi, sebentar lagi akan segera di sidangkan. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang telah melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang, Senin (16/08/2021).

“Hari ini (Senin-red) Kejaksaaan Negeri Batang melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Bambang Wahyu Wardhana, SH selaku Penuntut Umum telah melimpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang tahun 2017 sampai 2019 dengan terdakwa Evariawan Sukamahadi ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang,” ungkap Kasi Intel Kejari Batang, Ridwan G Natasukmana.

Pelimpahan perkara tersebut diajukan dengan dakwaan Primair Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Subsidair, Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Posisi kasus perkara tersebut terdakwa Evariawan Sukamahadi selaku Direktur Perusda Aneka Usaha Kabupaten Batang pada tahun 2017 sampai dengan 2019 diduga telah menyalahgunakan keuangan yang mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp785.164.562.

Sebelumnya pihak Kejari Batang pada Kamis (12/08/2021) telah melakukan serah terima tanggung jawab tersangka dan barang bukti kasus tersebut dari jaksa penyidik tindak pidana khusus kepada jaksa penuntut umum, dan langsung dilakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Polres Batang. Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara itu sendiri maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan persidangan yang akan ditetapkan oleh Majelis Hakim tentang hari sidang. (don)