Kartu Nikah Fisik Diganti Digital

by
Kasiman Mahmud Desky.

KAJEN – Kementerian Agama menghentikan penerbitan kartu nikah fisik. Kartu nikah saat ini diganti berbentuk digital.
Ketentuan tersebut diatur dalam Surat Ditjen Bimas Islam B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 tentang Penggunaan Kartu Nikah Digital. Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa mulai Agustus 2021 Kemenag tidak lagi menerbitkan kartu nikah secara fisik.

“Selain buku nikah, juga ada kartu nikah. Setelah berjalannya waktu, pada akhir Juni ada edaran dari Kanwil dan pusat, diganti dokumen digital,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan, Minggu (15/8/2021).
Menurutnya, kartu nikah itu untuk kebutuhan administrasi.

Kebutuhan admistrasi. Kartu nikah digital ini bisa tersimpan di handphone. Sehingga lebih aman dan praktis.

“Buku nikah masih tetap utuh. Diberikan dua untuk suami dan istri. Selain buku nikah kan diberikan juga kartu nikah. Dulunya bentuknya fisik sekarang diganti digital,” katanya.

Dengan surat nikah digital, lanjut dia, akan lebih praktis dan aman. “Misalkan diminta menunjukan apakah pasangan suami istri tinggal nunjukan file digital surat nikah yang tersimpan di Hp. Misalnya saat akan menginap di penginapan syariah, saat bepergian, atau keperluan dokumen pernikahan lainnya. Kalau bentuk fisik kan bisa rusak dan kesingsal,” kata Kasiman. (had)