Beras Bantuan Sosial Jamuran

oleh -
LAKUKAN PENELUSURAN - Tim dari Pemkab Pekalongan bersama Bulog melakukan penelusuran laporan beras bantuan kondisinya buruk, kemarin.

“Kita sudah klarifikasi dihadiri Inspektur, Dinsos, Bulog Tegal, dan gudang Bulog Siwalan. Penerima sudah diganti dengan beras yang bagus,” lanjut dia.

Disinggung kenapa beras itu jelek, ia mengatakan, beras itu terkena air sehingga tampak busuk. “Yang lain secara umum warga Kelurahan Sragi tidak ada gejolak. Sisa beras yang belum didistribusikan yang tersimpan di Kelurahan Sragi tadi juga dicek satu persatu. Alhamdulillah kondisinya bagus semua,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Rachmawati, dikonfirmasi terpisah menyatakan, dari hasil tracking persoalan itu sudah diselesaikan oleh Bulog. Beras yang rusak sudah diganti. Menurutnya, satu kantong beras itu rusak karena terkena air saat disimpan di Kelurahan Sragi.

“Itu kesalahan bukan di penyimpanan di Bulog tapi beras sudah diserahkan beberapa waktu yang lalu kebetulan di Kelurahan Sragi kebocoran. Air mengalir dan meresap ke beras itu. Dalam waktu beberapa hari akhirnya jamuran,” terang dia. Dikatakan, beras yang rusak hanya satu kantong itu saja.

“Yang komplain hanya satu saja itu. Istilahnya itu insiden penyimpanan di kelurahan. Yang lainnya sudah diterima masyarakat dan tidak komplain. Masih bisa diterima semua. Karena memang jenis berasnya bukan premium, berasnya kan medium jadi patahannya banyak tapi masih layak makan,” ujar dia.