Alhamdulillah, Angka Kasus Covid-19 Turun hingga 50 Persen Sejak PPKM Dijalankan

by
PASTIKAN AMAN - Plt Kepala Dinkes Kabupaten Batang, dr Didiet Wisnuhardanto, memastikan stok vaksin di Kabupaten Batang relatif aman.

BATANG – Penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), ternyata mampu menurunkan angka kasus Covid-19 hingga mencapai 50 persen.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Didiet Wisnuhardanto mengungkapkan, berdasarkan data yang ada di pihaknya, pada Kamis (05/08/2021) jumlah kasus positif Covid-19 ada 433 orang.

“Alhamdulilah untuk kasus positif harian Covid-19 mengalami penurunan cukup drastis. Perhari ini (kamis-red) pasien isolasi mandiri sudah turun 344 orang, di rumah sakit 89 orang. Sedangkan sebelum PPKM itu ada 600 orang lebih orang terpapar,” ungkap dr Didiet, Kamis (05/08/2021).

Didiet Wisnuhardanto menjelaskan, penurunan drastis kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Batang tersebut baru terasa setelah dua pekan dari pemberlakukan kebijakan PPKM. Hal itu menunjukan kerja keras semua pihak dan juga partisipasi aktif masyarakat dalam menekan kasus Covid-19 menunjukan hasil yang memuaskan.

“PPKM diterapkan itu tanggal 3 Juli, setalah tanggal 20 Juli atau dua pekan penerapan PPKM, menjadi puncaknya kenaikan kasus Covid-19. Bahkan perhari sampai ada 178 orang yang positif, dan akumulasi orang meninggal dunia sebanyak 21 orang. Namun setelah itu, kasus positif mulai terus menurun,” beber Didiet.

Ditambahkan, untuk sekarang orang terpapar Covid-19 rata – rata hanya mengalami gejala ringan. Kondisi tersebut berimbas pada penurunan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit, sehingga Bed occupancy rate (BOR) sudah di bawah 58 persen.

“Berdasarkan hasil evaluasi kebijakan PPKM, penurunan angka kasus karena kontak langsung masyarakat sangat berkurang. Sehingga penularan Covid-19 juga ikut menurun drastis. Dan tidak kalah penting, pemberian Vaksin juga menjadi salah satu penyebab penurunan kasus positif, karena kekebalan tubuh warga meningkat,” tandas Didiet Wisnuhardanto. (don)