Berawal Di-PHK Geluti Hobi, Kini Omzet Anggur Rp 9 Juta/Bulan

by
BUDIDAYA ANGGUR - Selama pandemi Covid-19, Adly Natha (44), warga RT 4 RW 8, Perumahan GSM, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan meraup cuan dengan serius menggarap hobinya membudidayakan tanaman anggur.

Adly mengungkapkan, selain bisa menjual buah anggur, penjualan bibitnya juga menjanjikan. Ia menjual bibit anggur secara online melalui sosial media. Bibit anggur yang banyak diminati orang jenis anggur jupiter, ninel, akademik, trans, dan gozv.

“Alhamdulillah pembelinya (bibit anggur) dari luar Jawa banyak sekali. Kalau harganya dari Rp 125 ribu hingga Rp 1 juta,” ungkapnya.

Adly menambahkan, di skala pembibitan saja sudah cukup untuk menghidupi keluarganya.

“Omzet dari penjualan bibit ini sekitar Rp 6 juta hingga Rp 9 juta,” tambahnya.

Sementara itu, Mabrur (31), pembeli bibit anggur asal Wonopringgo, mengatakan, ia tertarik untuk budidaya anggur berawal dari melihat konten Youtube Adly Natha.

“Setelah dilihat ternyata pemilik akun tersebut rumahnya dekat. Akhirnya saya ke sini untuk melihat dan membeli bibit anggur,” katanya.

Mabrur mengungkapkan, sangat menyukai tanaman merambat tersebut. “Di depan rumah ada lahan sedikit, jadi di masa pandemi Covid-19 saya ingin budidaya buah anggur,” ungkapnya. (*)