Jalan Bandar-Gerlang Batal Dilebarkan, Anggaran Terkena Refocusing

by
Bupati Wihaji memberikan penjelasan terkait batalnya pelebaran jalur Bandar-Gerlang tahun ini.

BATANG – Pelebaran dan perbaikan jalan Bandar – Gerlang yang rencananya akan dilakukan tahun ini, dipastikan batal. Pasalnya, anggaran yang berasal dari Banprov Jawa Tengah tersebut terkena Refocusing.

“Saya mohon maaf untuk peningkatan jalan Bandar – Gerlang tidak bisa dilakukan tahun ini akibat anggaranya terkena Refocusing oleh Pemprov Jawa Tengah,” ungkap Bupati Batang, Wihaji.

Bupati Wihaji menjelaskan, untuk peningkatan jalan Bandar – Gerlang sendiri pembiayaannya sudah mendapat bantuan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui APBD Provinsi. Mengingat jalan tersebut menghubungkan wilayah Kabupaten Batang dan Banjarnegara.

“Peningkatan jalan itu sendiri sudah dianggarkan sebesar Rp7 miliar pada penetapan APBD tahun 2021. Namun dari surat terakhir yang kita terima, ternyata terkena Refocusing. Jadi, kami mohon maaf, bukanya tidak perhatian, namun murni akibat anggaranya di-refocusing oleh Pemprov,” jelas Wihaji.

Bupati sendiri menyayangkan batalnya peningkatan jalan Bandar – Gerlang. Pasalnya, jalur tersebut sangat potensi sekali untuk peningkatan ekonomi dan wisata antarkabupaten.

“Jalan itu sangat penting karena akses untuk peningkatan ekonomi dan wisata antarkabupaten. Mengingat selain untuk jalur pengiriman hasil pertanian, di sepanjang jalur tersebut juga banyak terdapat tempat wisata yang sudah sangat dikenal,” beber Bupati.

Namun demikian, meskipun peningkatan jalan batal dilakukan, namun Bupati Wihaji berjanji tetap akan memperbaiki jalan Bandar – Gerlang. “Kita pastikan akan tetap ada perbaikan, meski hanya sekedar menambal jalan yang berlobang ataupun memperbaiki kerusakan lainnya. Dengan begitu, jalur tersebut bisa lebih nyaman saat dilalui,” tandas Wihaji. (don)