Wawalkot Minta Pasien Isoman Diprioritaskan dapat Bantuan

by
Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin.

KOTA – Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin, meminta agar bantuan-bantuan yang akan disalurkan juga memasukan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri sebagai sasaran.

“Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus melakukan kajian terkait bansos. Karena ada yang terlupa. Mereka yang terdampak ekonomi karena PPKM sudah mendapatkan. Tapi ada yang bahkan sama sekali tak bisa beraktivitas atau bekerja ini juga harus diperhatikan. Contohnya orang terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri,” tuturnya dalam kegiatan Rakor Penanganan Covid-19, kemarin.

Dikatakan Salahudin, orang yang menjalani isolasi otomatis tidak bekerja. Padahal ada diantara merekamerupakan tulan gpunggung keluarga. “Sehingga ini harus betul-betul dikaji,” pintanya.

Untuk itu dia juga meminta kepada lurah agar aktif mencari data ke Dinsos P2KB. Kemudian juga mendata pasien isoman di wilayahnya dan dicek apakah sudah menerima bantuan. “Kalau belum sama sekali, harus langsung disampaikan ke Dinsos. Jangan sampai mereka tidak mendapatkan bantuan apa-apa,” ujar Salahudin.

Selain mengenai bantuan terhadap pasien isoman, Wawalkot juga meminta pengawasan terhadap mereka juga harus ditingkatkan. Sebab di Kota Pekalongan, dalam dua bulan terakhir terdapat 12 orang meninggal dunia saat isoman di rumah. “Itu juga harus menjadi bahan kajian kita. Pengawasan pasien isoman ini seberapa intensif. Ini harus dicek,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wawalkot juga mengapresiasi kinerja seluruh tim yang terlibat dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kota Pekalongan. “Untuk penanganan Covid-19, kita semua perlu memberikan apresiasi. Seluruh tim bergerak bersama dan kompak. Karena itu bukan merupakan hal yang mudah,” tandas Salahudin.(nul)