Mahasiswa Undip Ajak Masyarakat Lawan Covid-19 dengan Berbudaya Sehat

oleh -
SERAHKAN – Mahasiswa universitas diponegoro menyerahkan alat hand sanitizer touchless kepada masyarakat Desa Sidorejo Warungasem agar rajin menjaga kebersihan. Istimewa

BATANG – Hingga kini pandemi Covid-19 masih menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Hadirnya varian-varian baru Covid-19, turut mempengaruhi angka kenaikkan kasus Covid-19 di Indonesia, tak terkecuali di Batang. Per 24 Juli tercatat ada penambahan 45.416 orang yang terjangkit Covid-19. Dengan demikian, pasien yang terjangkit Covid-19 kini berjumlah 3.127.826 orang terhitung dari Maret 2020.

Berkaca dari hal tersebut, Mahasiswa tim II KKN Undip Semarang mengajak masyarakat untuk lebih berbudaya sehat. Seperti yang dilakukan di Desa Sidorejo Warungasem Batang, mahasiswa KKN membudayakan masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dengan rajin menggunakan hand sanitizer touchless. Tak hanya itu, masyarakat juga diedukasi bagaimana cara membuat alat tersebut untuk dimanfaatkan lebih luas.

“Alat ini rencananya akan diletakkan di beberapa tempat umum yang banyak terdapat kerumunan, seperti halnya masjid, poskamling, dan balai desa. Kami harap hand sanitizer touchless ini semakin memudahkan warga untuk rajin menjaga kebersihan sebagai upaya pencegahan Covid-19,” ujar mahasiswa penanggung jawab program, Totok Indrianto saat diwawancarai, Rabu (28/7/2021).

Dijelaskan, alat ini bersifat praktis dan mudah digunakan, hanya dengan menginjak pedal yang tersambung dengan gagang tuas yang ada didalam batang alat hand sanitizer, kemudian tuas tersebut akan menekan pegas kebawah dan mendorong ujung botol hand sanitizer sehingga mengeluarkan cairan dengan jumlah yang dapat disesuaikan. Botol hand sanitizer yang akan dipasang pada alat ini juga bisa bervariasi, karena pada alat ini terdapat dudukan yang dapat diatur sesuai bentuk dan ketinggian botol.

“Saya berharap alat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat tentunya, sekaligus membiasakan masyarakat Sidorejo untuk familiar dengan penggunaan hand sanitizer, karena kita tahu bersama, bahwa di pedesaan hal-hal semacam ini masih relatif baru dan perlu upaya untuk menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan, mengingat pentingnya hand sanitizer bagi kebersihan terutama di saat pandemic seperti ini” ujar mahasiswa sekolah vokasi jurusan D-4 Rekayasa Perancangan Mekanik Undip ini. (nov)