Kota Santri Level 3

by -
IKUTI RAKOR - Wabup Pekalongan Riswadi mengikuti rakor penanganan Covid tingkat provinsi secara virtual.

Wabup Riswood : Jangan Jumawa

Kabupaten Pekalongan saat ini berada di PPKM level 3. Kota Santri tidak lagi di zona merah, namun orange.
Meski demikian, Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, kemarin, menekankan untuk tidak jumawa dengan status level 3 tersebut. Waspadai perkembangan kasus Covid-19. Apalagi virus corona saat ini terus bermutasi.

“Hari ini kita sudah masuk level tiga. Ndak merah lah. Orange. Tapi jangan jumawa. Takutnya muncul klaster keluarga, bisa klaster kondangan dan yang lain tapi minimal sudah ada kelonggaran,” ujar Riswadi.

Untuk menekan laju penyebaran virus corona, kata dia, pemkab akan menggenjot capaian vaksinasi. “Kunci untuk mencegah penyebaran Covid, jumlah vaksinasinya masyarakat itu ditambah. Kayaknya hari ini kita kedatangan vaksin baru 25 ribu kalau ndak salah,” kata Wabup.

Dikatakan, vaksinasi akan digenjot dengan sasaran di kecamatan dan desa. Selain itu, sejak kemarin para camat diinstruksikan untuk koordinasi ke bawah dengan kepala desa dan tokoh masyarakat untuk melakukan penyekatan di tingkat bawah.

“Jika ada isolasi mandiri, para nakes harus turun untuk bawa obat, bawa apa. Itu bisa ditracking berdasarkan mapping tiap desa. Diharapkan pada Agustus kasus bisa landai dan terus turun,” ungkapnya.

Ditegaskan, Pemkab Pekalongan tidak membuat perda khusus tentang sanksi pelanggaran PPKM. Pemda mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar masyarakat mematuhi prokes dengan gerakan 5M-nya.

Disinggung upaya percepatan vaksinasi, Riswadi menyampaikan, camat diberi kewenangan untuk melakukan edukasi ke bawah agar warga mau divaksin. Ia menandaskan, vaksin dapat mencegah penyebaran virus corona. Orang yang divaksin tingkat kesembuhannya juga lebih tinggi.

“Animo masyarakat sekarang tinggi (untuk vaksin). Kalau kemarin sempat ada ketakutan, takut sakit dan sebagainya tapi sekarang animonya sudah tinggi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya menggenjot capaian vaksinasi untuk menekan laju penyebaran Covid-19. “Orang yang sakit tetap ada tapi diisolasi terpadu. Isolasi terpadu harapannya ada di tingkat kecamatan dan desa. Maka dengan digelontorkan dana desa tahap kedua ini segera untuk melakukan itu sambil semua bantuan baik itu dari Dinas Sosial, TNI/Polri, kementerian, segera digelontorkan di situasi ini. Harapannya keluhan masyarakat itu bisa terjawab,” ujar dia. (had)