Mensos Temukan Ketidaksesuaian Nilai Bantuan Sembako

by -
DIALOG - Mensos Tri Rismaharini berdialog dengan salah seorang penerima manfaat BPNT/program sembako di Kelurahan Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Selasa (27/7/2021).

Secara umum, penyaluran bantuan sosial di Kota Pekalongan sendiri dinilai cukup menggembirakan. Alokasi penerima BST Kota Pekalongan sebanyak 13.990 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), per 26 Juli jam 24.00, telah disalurkan untuk sebanyak 12.180 KPM (87,06%).

Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 3.438 KPM telah salur sebanyak 3.176 (92,38%). Kemudian untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako pada Mei Juni sebanyak 18.054 KPM dan telah disalurkan kepada 17.365 KPM (96,1%).

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat BPNT, Rahayu, warga Kampung Bugisan RT 01 RW 01, Kelurahan Panjang Wetan, menceritakan baru kali ini bantuan yang diberikan berupa paket yang berisi beras, 1,5 kg daging ayam, 1 kg kentang, 1 kg telur ayam, bumbu (bawang dan cabai).

“Biasanya tidak paket tapi sesuai kebutuhan kami. Harganya juga sesuai, saya memahami kalau harga sembako juga naik turun tiap bulannya,” terang Rahayu.

Rahayu juga kadang berpesan kepada e-warong untuk bulan depannya bisa diganti minyak goreng, minta diganti kebutuhan lain juga tidak masalah. “Biasanya begitu, kalau minta diganti dengan barang yang lain tidak apa-apa,” ungkapnya. (way)