Dampak Pandemi, Ribuan Pelanggan PUDAM Nunggak Tagihan

by

BATANG – Dampak ekonomi yang timbul pada masa pandemi Covid-19 ternyata berimbas meningkatnya tunggakan masyarakat atas pembayaran tagihan langganan air bersih di Perusahaan Umum Daerah (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang.

Direktur Umum PUDAM Sendang Kamulyan Kabupaten Batang, Siswandi Hambali mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19 berlangsung, jumlah tunggakan pelanggan PUDAM Sendang Kamulyan melonjak dibanding sebelum pandemi.

“Kalau sebelum pandemi Covid-19 sekitar 8 persen, sekarang tunggakan mencapai 12 persen,” ungkap Siswandi saat ditemui di kantornya, Senin (26/7/2021).

Ia menyebut, 12 persen pelanggan dari total jumlah pelanggan PUDAM Sendang Kamulyan yang mencapai 51 ribuan itu tercatat menunggak. “Jumlah pelanggan PUDAM mencapai 51 ribuan. Jadi, sekitar 6.000 pelanggan PUDAM menunggak. Tidak hanya dari rumah tangga saja, namun rata rata kelompok atau golongan pelanggan PUDAM ikut menunggak,” terangnya.

Siswandi menyebut angka tunggakan dari 12 persen pelanggan PUDAM itu mencapai kisaran Rp 1 miliar.
“Iya segitu angkanya, kami juga menurunkan petugas untuk menagih. Tapi biasanya pelanggan tetap membayar, tidak ada yang sampai pemutusan,” kata pria berkacamata itu.