Patroli Skala Besar, Bupati, Kapolres dan Dandim Bagikan Sembako ke Warga

by
Bupati bersama Kapolres dan Dandim menyerahkan bantuan sembako kepada pedagang yang terdampak pemberlakuan PPKM Darurat.

BATANG – Untuk membantu warga yang terdampak pemberlakuan PPKM Darurat, jajaran Forkompinda menggelar patroli skala besar. Patroli tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan berupa sembako secara langsung pada warga yang membutuhkan.

Selain itu, patroli yang dilakukan oleh Bupati Wihaji, Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka dan Dandim Letkol Arh Yan Eka Putra juga bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung penerapan PPKM skala 4.

“Jajaran kami terus menghimpun informasi warga yang kekurangan karena dampak Pandemi COVID-19 dan juga pemberlakuan PPKM Darurat. Hal itu dilakukan agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran,” ujar Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, Jumat (23/7/2021) malam.

Kapolres menjelaskan, pihak Polres Batang sendiri berjanji untuk mensuport kebutuhan sembako untuk warga terdampak PPKM yang membutuhkan. Sedangkan kegiatan Jumat malam, pihaknya bersama rombongan memberikan bantuan paket Sembako pada warung-warung makan hingga tempat tambal ban di wilayah Kecamatan Batang.

Selain wilayah perkotaan, pemberian bantuan sembako untuk warga terdampak juga dilakukan oleh jajaran Polsek dan Forkopimcam di wilayah masing-masing.

“Sekitar 200 paket sembako yang kami bagikan ke warga. Kami berharap bantuan itu bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19,” jelas Kapolres.

Pada kegiatan patroli tersebut, Forkompinda juga mengingatkan warga untuk tetap menaati protokol kesehatan, dengan tetap jaga jarak dan menggunakan masker.

Bupati Batang Wihaji menambahkan sejak PPKM Darurat diberlakukan mulai 3 hingga 20 Juli, ada penurunan kasus COVID-19 signifikan di daerahnya.

“PPKM efektif menekan penularan virus, tapi memang program ini juga sangat berdampak pada perekonomian masyarakat secara keseluruhan. Karena itu, kami berharap semua elemen bisa saling peduli untuk membantu sesama,” beber Bupati.

Bupati Wihaji juga meminta pengertian dan kesabaran dari masyarakat terkait pemberlakukan PPKM Darurat. Mengingat hal itu dilakukan demi kebaikan bersama, yaitu memotong mata rantai penularan Covid-19 di masyarakat.

“Saya memahami suasana kebatinan masyarakat. Namun hal itu harus kita lakukan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meningkat,” tandas Wihaji. (don)