Bantuan Alat PCR Provinsi Belum Terealisasi

by
dr Didiet Wisnuhardanto, Plt Kadinkes Batang

*Pemkab Kembali Buka Layanan Swab PCR

BATANG – Bantuan alat pengujian infeksi virus corona (Covid-19) berbasis polymerase chain reaction (PCR) yang dijanjikan oleh Pemerintah Provinsi Jateng pada Pemerintah Kabupaten Batang hingga kini belum juga terealisasi.

Padahal alat seharga puluhan juta rupiah itu sangat dinantikan oleh Pemkab Batang. Sebab seperti diketahui, angka lonjakan kasus Covid-19 di Batang cukup tinggi. Oleh karenanya, alat ini sangat dibutuhkan sebagai media tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19.

“Belum ada kabar dari pemprov terkait bantuan alat PCR tersebut. Mereka (Pemprov,red) sepertinya juga masih sibuk menangani Covid-19,” ujar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Batang, dr Didiet Wisnuhardanto, kemarin.

Ia mengatakan, tanpa adanya alat PCR tersebut, Pemkab Batang kewalahan, karena kebutuhan akan tes swab PCR di wilayahnya sangat tinggi. “Permintaan sempat membludak, sedang pengiriman sample ke laborat dibatasi, karena di sana juga menumpuk dari daerah daerah lain,” katanya.

Akibatnya, kata Didiet, pelayanan tes swab PCR di Batang sempat ditiadakan selama 15 hari lamanya. Masyarakat cukup melakukan pemeriksaan rapid tes antigen untuk mendiagnosa Covid-19.