Isoman Terpusat Masih Sepi Peminat

by
SEPI - Penampakan wisma atlet Stadion Sarengat sebagai fasilitas isoman terpusat terpantau sepi.

“Kita ingin warga yang positif Covid-19 bisa terpantau kondisinya, dan mendapat pendampingan medis dengan optimal. Karena itu, mereka kami ajak untuk pindah ke lokasi isolasi terpusat di Wisma Atlet,” ujar Bupati Wihaji.

Bupati Wihaji menjelaskan, untuk tahap awal pemda berkonsentrasi pada warga Kelurahan Kasepuhan yang tengah menjalani isoman agar bersedia pindah ke wisma atlet untuk menjalani isolasi terpusat.

“Untuk Kelurahan Kasepuhan sendiri ada 29 orang, sekarang baru tiga orang yang mau ikut. Harapnnya dengan dipusatkan, mereka cepat sembuh dan bisa kembali ke rumah,” jelas Bupati usai menjemput warga bersama Kapolres dan Dandim.

Namun, meskipun dijemput langsung oleh Bupati Wihaji dan mendapat penjelasan fasilitas penunjang yang sudah disiapkan, ternyata banyak warga yang tetap memilih Isoman di rumah. Padahal, jika mereka bersedia, maka keluarga yang di rumah mendapat bantuan dari pemerintah melalui BPBD.

“Kita lakukan pendekatan persuasif, disiapkan sarana prasarananya, dijemput dengan baik, kebutuhan sehari-harinya disiapkan. Bahkan untuk keluarga yang di rumah akan mendapat program bantuan dari pemerintah melalui BPBD sebesar Rp500 ribu karena mungkin tidak ada yang bekerja, dan Rp500 ribu lagi untuk makan saat isolasi,” beber Bupati.