Enam Sapi Kurban Terpapar Cacing Hati

by
TEMUKAN - Petugas kesehatan hewam banyak temukan cacing hati di hati hewan kurban sapi.

**Satu Kambing Diketahui Idap Pneumonia
**Berdasar Pemeriksaan DPP Kendal

KENDAL – Cacing hati banyak ditemukan pada hati sapi kurban. Hal itu berdasar atas pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, pada hewan kurban yang disembelih di beberapa tempat di Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban tahun ini. Selain itu petugas kesehatan juga menemukan satu hati kambing yang terinfeksi pneumonia atau radang paru-paru.

“Ada enam hati hewan kurban sapi di beberapa tempat penyembelihan di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong di hari pertama hari raya kurban yang diperiksa mengandung cacing hati. Petugas juga dapati satu hati kambing yang terinfeksi pneumonia atau radang paru-paru. Hari kedua penyembelihan hewan kurban petugas kesehatan diterjunkan di 20 kecamatan” kata Ahmad Septian, dokter hewan DPP Kendal, Rabu (21/7/2021).

Septian mengungkapkan, hari pertama penyembelihan hewan kurban, tim ksesehatan hewan melakukan pemeriksaan sembilan titik pemotongan hewan kurban di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong, dan menemukan enam hati sapi yang terinfeksi cacing dan 1 ekor kambing terkena radang paru-paru. Atas temuan itu, petugas kesehatan menghimbau kepada panitia penyembelihan hewan kurban supaya tidak ikut dibagikan ke masyarakat dan dimusnahkan dengan cara dikubur.

“Cacing hati yang kita temukan menyeluruh hati, kita minta agar dikuburkan karena tidak layak konsumsi. Untuk hewan kurban kambing yang terkena radang paru-paru, masih bisa dikonsumsi asalkan dimasak dengan matang,” terangnya.

Septian menyatakan, guna mengetahui adanya cacing dalam hati hewan kurban tidak bisa hanya dengan melihat bentuk fisiknya. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada hati hewan kurban yang sudah dipotong. Tidak hanya petugas kesehatan, masyarakat pun bisa ikut melakukan pengecekan kelaikan hati hewan kurban sebelum dibagikan atau dikonsumsi. Mengingat keterbatasan SDM tidak bisa menjangkau semua tempat pemotongan hewan kurban di Kabupaten Kendal.