Radar Kendal

Rekam KTP el, Disdukcapil Jemput Bola

Rekam KTP el, Disdukcapil Jemput Bola

PELAYANAN – Kepala Disdukcapil Kendal Bambang Dwiyono memberikan pelayanan bagi puluhan warga yang sedang ngantri membuat berbagai keperluan kependudukan, seperti KTP el, KK, akta kelahiran hingga akta kematian.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

*Ke Sekolah dan Difabel

KENDAL – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabuapten Kendal melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah dan rumah-rumah difabel untuk melakukan pembuatan dan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el). Hal itu dalam rangka pemenuhan hak warga untuk bisa ikut di dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Legislatif (Pileg).

Hal itu dibenarkan Kepala Disdukcapil Bambang Dwiyono, Jumat (26/1). Kata dia, jemput bola sampai ke wilayah yang sulit dijangkau. “Saat di lapangan kita juga menyampaikan hasil rekaman KTP el yang sudah jadi dan Kartu Keluarga (KK) serta akta kelahiran,” kata dia.

Bambang Dwiyono mengatakan, roadshow ke masyarakat merupakan amanat program percepatan berdasarkan kebijaka program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Saat ini, jumlah penduduk di Kabupaten Kendal ada 976.752 jiwa. Wajib pajaknya (wajib KTP el) ada 737.445 jiwa. Dari jumlah itu, yang sudah melakukan perekaman ada 672.199 jiwa. Jumlah itu pernah direkam oleh kementerian.

Sejak 2012 hingga sekarang, dinas mendapatkan amanat perekaman sehingga data ini ada di dua sisi. Yakni yang pernah dicetak oleh kementerian dan dinas.

“Sehingga dari sejumlah itu yang dikeluarkan oleh kementerian dan dinas kurang lebih ada 20.000-an, akan tetapi yang secara jelas terdaftar di bulan Januari, Disdukcapil sudah mengeluarkan (cetak) sebanyak 6.340 KTP el,” ungkap dia.

Bambang Dwiyono mengungkapkan, yang belum melakukan perekaman ada 65.246 jiwa. Ini sifatnya dinamis, karena usia setiap hari ada yang bertambah. Tapi ada juga yang meninggal dan pindahan sehingga tidak mesti linier naik. Upaya Disdukcapil melakukan pendekatan kepada sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman dan sekaligus menjalin kerjasama dengan PKK dan Darma Wanita supaya memberikan informasi bagi warga yang membutuhkan perekaman cepat.

“Kita juga melakukan tambahan jam kerja dan lembur untuk perekaman KTP el bagi warga. Hari Sabtu kita siap layani warga bila membutuhkan pelayanan cepat perekaman dan cetak,” tukas dia.

Bambang Dwiyono menambahkan, apabila tidak ada kendala teknis dipusatnya online, dan listrik PLN tidak kerap terjadi padam, maka dalam sehari Disdukcapil minimal bisa melayani sebanyak 200 perekaman. Untuk blangko material KTP el, Mendagri telah menyiapkanya. Permintaan blangko biasanya akan diberikan berapapun jumlahnya sepanjang daerah punya kinerja yang maksimal. Saat ini di Kendal masih ada 7.759 blangko bagi warga yang ingin melakukan pencetakan KTP el.

“Berbagai upaya sudah kita lakukan, supaya KTP el ini sukses. Sehingga 737.445 wajib KTP el bisa tuntas dilakukan perekaman. Semoga sebelum Pilkada/Pileg sudah terealisasi. Hari ini (kemarin, red) direkam, empat hari kemudian sudah dicetak,” pungkas dia.

Sementara Winarti (34), warga Patebon Kendal, mengatakan, jika pencetakan KTP-elektronik ini sangat membantu mendapatkan selembar surat keterangan. Diakuinya, hampir enam bulan belum mendapatkan KTP-elektronik meski sudah melakukan perekaman sekitar bulan agustus 2017.

“Senang sekarang sudah bisa dicetak KTP-elektroniknya maklum sudah direkan sejak Agustus silam tapi baru bisa jadi sekarang,” ujarnya, disela-sela antri melakukan pencetakan KTP Elektronik.(nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments