Tolong, Shalat Idul Adha di Rumah Saja

by
HIMBAUAN - Kepala Kemenag Batang, Muhammad Aqsho, mengimbau masyarakat Muslim untuk melaksanakan shalat Idul Adha dan ibadah kurban sesuai regulasi pemerintah pusat dan daerah.

*Penyembelihan Kurban Diimbau di Hari Tasyrik

BATANG – Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 akan jatuh pada hari terakhir masa PPKM Darurat se Jawa Bali, yakni 20 Juli. Karena itu, mendasari Surat Edaran Kementerian Agama dan Instruksi Gubernur Hingga Bupati Batang, Kantor Kemenag Kabupaten Batang mengimbau umat Islam untuk tetap menyesuaikan pelaksanaan ibadah sesuai regulasi tersebut. Masyarakat diminta cukup menyelenggarakan shalat Idul Adha di rumah, sementara aktivitas penyembelihan kurban bisa dilaksanakan di Hari Tasyrik atau tanggal 11-13 Dzulhijah, guna meminimalir potensi kerumunan.

“Menghindari berkerumunnya masyarakat, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan tidak pada hari H. Bisa dilaksanakan tanggal 11, 12, 13 pada hari tasyrik bulan Dzulhijah. Atau dalam kalender Masehinya di tanggal 21-23 Juli nanti,” tutur Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang, Muhammad Aqsho pada Jawa Pos Radar Semarang.

Di tahun 2021 ini, Idul Adha akan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Hari raya umat Islam itu bertepatan dengan hari terakhir masa PPKM Darurat Jawa-Bali. Dijelaskan Aqsho, prosesi penyembelihan pada hari tasyrik masih diperbolehkan. Selain itu, himbauan yang dikeluarkan adalah kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH). Namun karena dimungkinkan RPH penuh dan ada keterbatasan, dia berharap panitia untuk memperketat prokes.

Peserta yang diperbolehkan hadir di acara penyembelihan kurban hanya panitia. Khusus yang sudah ditunjuk, bukan masyarakat umum. Imbuhnya, walaupun sama-sama pada masa pandemi, kurban tahun ini berbeda. Tahun lalu ada zonasi penyebaran Covid-19, zona hijau dan kuning masih diperbolehkan.

“Sementara tahun ini seluruh wilayah di Kabupaten Batang diharapkan melakukan salat Idul Adha di rumah, dan penyembelihan mengikuti arahan pada hari tasyrik,” timpal Aqsho.