Mulai Besok, Langgar PPKM Darurat Bakal Kena Sanksi

by
BERI KETERANGAN - Bupati Batang Wihaji saat memberikan keterangan pada awak wartawan. NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – Mulai hari ini, Kamis (8/7/2021) Pemkab Batang akan mulai memberlakukan penegakan hukum atas pelanggaran PPKM Darurat. Penegakan hukum ini rencananya akan dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian dan juga kejaksaan.

Nantinya masyarakat yang melanggar ketentuan PPKM Darurat bakal dikenakan sanksi tindak pidana ringan jika ketahuan melanggar PPKM Darurat

“Mukai besok kami akan melakukan penegakan hukum bekerja sama dengan polisi dan kejaksaan. Penegakan hukumnya berupaa tindak pidana ringan (tipiring) di tempat. Nanti semuanya kita sesuaikan berdasarkan Perda kita dan lain-lain. Penegakan hukum ini dilakukan agar jadi semangat kita untuk melaksanakan pencegahan covid-19,” terang Bupati saat diwawancarai awak media, Rabu (7/7/2021).

Dijelaskannya untuk evaluasi PPKM hari keempat ini terbilang baik, karena banyak masyarakat yang patuh terhadap Prokes. Meski begitu untuk evaluasi penurunan aktivitasnya masih sekitar 15 persen. Dimana dari pusat ditargetkan akan penurunan aktivitas menjadi 30 persen.

“Evaluasi dari pusat penurunan aktivitasnya masih 15 persen. Kita ditarget 30 persen. Maka dari itu dari Polri dan TNI melaksanakan penyekatan. Sekaligus untuk operasi ke depannya kita mulai tegas, salah satunya dengan penegakan hukum tadi,”

Oleh karenanya pihaknya berharap masyarakat bisa mematuhi ketentuan pelaksanaan PPKM Darurat dan terus mentaati Prokes. Hal ini sebagai salah satu ikhtiar untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Ayo kita gotong royong, kerja sama jogo Tonggo bantu sesama. Karena kalau mengandalkan pemerintah saja tidak bisa. Harus semua berjibaku. Harapan saya, kita semua harus sabar, harus membantu. Banyak yang sudah jadi korban, dan ini momentumnya untuk saling tolong menolong dengan mentaati PPKM Darurat,” pungkasnya. (nov)