Pemkot Resmikan Status Perkawinan 8 Pasangan Nikah Siri

by

KOTA – Pemkot Pekalongan melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) bersama Tim Penggerak TP PKK Kota Pekalongan meresmikan status perkawinan delapan pasangan nikah siri dalam kegiatan Legalisasi Pernikahan di Ruang Amarta Setda, belum lama ini.

Plt Kepala Dinsos P2KB Kota Pekalongan, Budiyanto mengungkapkan bahwa kegiatan legalisasi pernikahan yang dibantu fasilitas pemerintah itu memang menjadi program tahunan Pemerintah Kota Pekalongan mengingat kondisi di lapangan masih banyak masyarakat yang hanya menikah siri.

“Legalisasi pernikahan ini memang menjadi program pemerintah dari tahun ke tahun, karena banyak masyarakat yang melakukan nikah sari dan sampai mereka tua pun dan sudah punya anak tetapi legalisasi pernikahan mereka belum ada. Sehingga, pemerintah membantu meresmikan pernikahannya yang sudah mendaftar dari Bulan Januari kemarin. Adapun yang boleh hadir, juga hanya pengantinnya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” terang Budiyanto.

Budiyanto menyebutkan, ada delapan pasangan yang didandani sebagai pengantin, kemudian mereka mendapatkan mendapatkan berbagai fasilitasi seperti mas kawin berupa cincin emas seberat 2,5 gram, seperangkat alat salat, kompor gas, souvenir, dan sejumlah uang transport. Budiyanto berharap, dengan dilegalkannya status pernikahan, maka pasangan suami istri tersebut akan mendapatkan buku nikah yang bisa digunakan untuk mengurus pembaruan KTP, KK hingga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan program pemerintahan serta hak-hak waris

“Mudah-mudahan setelah mendapatkan buku nikah, mereka bisa mengurus KTP, KK dan semua hak-hak yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, termasuk bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan program pemerintah dan hak-hak waris. Bagi yang ingin melegalisasikan pernikahannya, kami sudah koordinasi kepada kelurahan dan kecamatan untuk menginformasikan kepada masyarakat. Masyarakat yang ingin dilegalisasikan pernikahannya silakan bisa mendaftarkan ke Dinsos-P2KB,” jelasnya.(nul)