Kasus Penemuan Mayat di Kamar Mandi, Polisi Masih Kumpulkan Bukti dan Saksi

by
AKBP Edwin Louis Sengka, Kapolres Batang

*Kasus Penemuan Mayat di Kamar Mandi

BATANG – Dua minggu sejak mencuat, kasus penemuan mayat perempuan di dalam kamar mandi sebuah gudang pengolahan ikan belum juga terungkap. Kapolres Batang, AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan apakah ada unsur pembunuhan pada penemuan jasad Penta Febrilia (24), warga Dukuh Pasirsari, Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang ini.

“Kami masih mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti hingga saksi-saksi,” katanya ditemui di kantor Bupati, Senin (28/6/2021).

Ia mengaku masih mencari saksi-saksi lain dalam peristiwa itu. Edwin meminta doa dari warga Batang agar kasus ini segera terungkap. Kapolres juga berharap, masyarakat yang mempunyai informasi sekecil apapun dapat membantu pihak kepolisian agar kasus ini segera mendapatkan titik terang.

Sementara itu, Casriana (39), kakak korban berharap agar kematian Penta Febrilia atau Lia bisa segera terungkap. Pasalnya, kematian korban dianggap sangat tidak wajar atau adanya dugaan pembunuhan.

Putri ke 5 dari 5 bersaudara dari pasangan Dariz dan Dasmini ini, pada Minggu (13/6/2021) ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan dileher korban juga melilit handuk dan kerudung. Sebuah bantal juga ditemukan di dekat jenazah korban.

Tim forensik Polda Jateng sudah melakukan otopsi pada jenazah korban untuk mengetahui penyebab kematian. Korban merupakan sekretaris di gudang ikan itu tersebut. (fel)