SDN Kauman 07 Pelopor Polisi Cilik Batang

by
SDN Kauman 07 Pelopor Polcil Batang
UNJUK GIGI - Polisi Cilik SDN Kauman 07 menjadi embrio polisi cilik di Batang, dan ekskul ini menjadi salah satu ekskul favorit. NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN
SDN Kauman 07 Pelopor Polcil Batang
UNJUK GIGI – Polisi Cilik SDN Kauman 07 menjadi embrio polisi cilik di Batang, dan ekskul ini menjadi salah satu ekskul favorit.
NOVIA ROCHMAWATI / RADAR PEKALONGAN

BATANG – Polisi Cilik menjadi salah satu program kerja sama kepolisian dengan instansi pendidikan. Di Batang sendiri, SDN Kauman 07 merupakan sekolah yang sudah merintis kegiatan polisi cilik (Polcil). Ekstra kurikuler ini bahkan menjadi salah s atu kegiatan favorit dan sudah beberapa kali unjuk gigi di beberapa event.

Demikian seperti diterangkan Plt Kepala SDN Kauman 07, Anung Margono SPd MSi didampingi pembina ekskul, Anggrarina SPd saat diwawancarai, Rabu (24/1).

“Untuk kegiatan polcil, alhamdulillah tahun ini sudah menjadi ekstra kurikuler. Tahun kemarin ditunjuk sebagai sekolah pertama yang dibina langsung oleh Polres Batang. Karena ini pertama kalinya ada di Batang, respon dari masyarakat juga sangat bagus dan banyak manfaatnya pula,” ujarnya.

Sudah setahun ini pihaknya menggelar kegiatan Polcil. Ekskul Polcil sendiri menjadi favorit bagi siswa kelas 4-5. Ekskul Polcil sendiri digelar tiap Sabtu sore, 15.30 WIB.

Polcil SDN Kauman 07 sendiri sudah tampil di beberapa event, dan pernah sekali mengikuti kompetisi tingkat provinsi. Meski belum meraih juara, kompetisi tersebut menjadi modal pengalaman penting untuk anak.

“Ini tentunya jadi tambahan ketrampilan anak khusunya dalam bidang non akademik. Di sini karakter mereka juga dilatih. Terutama untuk meningkatkan kedisiplinan. Yang melatih langsung dari Polres Batang, yakni Aiptu danang Primayanto,SH,” tambahnya.

Pihaknya berharap ke depan kegiatan polcil dapat menjadi wadah menyalurkan kemampuan anak. Dan bisa menjadi bekal agar anak lebih taat pada peraturan dan keselamatan berlalu lintas. Lewat gerakan senam lalu lintas, PBB dan lainnya.

“Di sini mereka tidak hanya dijarkan baris-berbaris, melainkan penanaman kedisiplinan dan karakter. Sebelum berlatih anak harus melaksanakan salat asar dulu, dan bagi mereka yang telat mereka juga dapat sanksi. Itu salah satu penanaman kedisiplinannya,” tandasnya. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin