Waspadai Krisis Oksigen Medis

by
LONJAKAN - Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal meningkat, sehingga mumcul kekhawatiran berbagai pihak akan terjadinya krisis tabung oksigen.

**Pasca Melonjaknya Kasus Covid-19
**Pemkab Pastikan Pasokan RS Aman

KENDAL – Melonjaknya kasus Covid-19 pasca lebaran membuat penggunaan oksigen medis di rumah sakit mengalami peningkatan. Hal itu memicu kekhawatiran sejumlah pihak terhadap potensi krisis ketersediaan tabung oksigen. Karena itu, jaminan pasokan oksigen untuk pasien Covid-19 ini penting guna mencegah krisis seperti pernah terjadi di India.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Shodiq mengatakan, ketersediaan tabung oksigen di sebuah rumah sakit menjadi suatu yang mutlak adanya. Lebih lagi kebutuhan penggunaanya akan menjadi tinggi di saat pandemi Covid-19 dan terjadi peningkatan kasus yang terpapar virus corona.

“Tabung oksigen ini penting. Rumah sakit milik daerah harus bisa memenuhinya jangan sampai kehabisan dan saat dibutuhkan tidak ada. Begitu juga dengan rumah sakit-rumah sakit swasta lainya juga harus ada tabung oksigen tersebut,” kata Mahfud Shodiq, Rabu (23/6/2021).

Mahfud mengungkapkan, selain pemenuhan tabung oksigen di rumah sakit, DPRD juga akan mendorong supaya pemerintah desa bisa menyediakan tabung oksigen dengan menggunakan alokasi 8 persen dana desa untuk penanganan Covid-19. Nantinya tabung oksigen bisa ditempatkan di setiap tempat isolasi terpusat. “Sebagai langkah antisipatif jika ada warga yang terpapar Covid-19 mengalami gejala sesak nafas,” ungkapnya.

Mahfud menyatakan, keberadaan tabung oksigen diharapkan menjadi alat pertolongan pertama bagi masyarakat sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut di rumah sakit. Mengingat ketersediaan tempat isolasi pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kendal juga sedang penuh.