TPU Sapuro Diperkirakan Hanya Mampu Menampung 30 Jenazah Covid-19 Lagi

by
MELEPAS LELAH - Tim pemulasaran jenazah dari BPBD Kota Pekalongan beristirahat untuk melepas lelah di areal makam, sembari menunggu kedatangan jenazah yang akan dimakamkan dengan protap Covid-19 di TPU Sapuro, Kota Pekalongan.

Senin (21/6/2021) siang, Aris (48), seorang tukang gali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sapuro, Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan bersama dua rekannya sedang menyelesaikan penggalian dua liang lahat di salah satu blok lahan pemakaman yang memang dikhususkan untuk jenazah akibat terpapar Covid-19.

Sejak awal pandemi, tiap hari di TPU Sapuro memang dipersiapkan dua lubang (liang lahat), untuk jaga-jaga apabila ada pasien Covid-19 yang meninggal.

Belakangan, dalam sepekan terakhir, tiap harinya disiapkan setidaknya tiga lubang. “Siang ini kita gali lagi. Sebelumnya sebenarnya sudah ada tiga, tapi tadi jam 3 dan 8 pagi sudah terpakai dua lubang. Ini kita langsung gali lagi, biar sekalian capeknya. Jadi kalau yang ini selesai sudah siap tiga lubang,” katanya.

Hari berikutnya, Selasa (22/6/2021), dia bersama rekannya sesama penggali lubur menggali lagi dua lubang tambahan. Lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari dua lubang sebelumnya. Sehingga sampai Selasa siang, sudah siap empat liang lahat.

Benar saja, ternyata dalam satu hari itu, ada lima orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit, meninggal dunia. Sempat ada rencana untuk menambah jumlah liang lahat lagi pada siang itu juga tetapi dibatalkan setelah dapat kabar kalau empat jenazah tidak akan dimakamkan di TPU Sapuro.