Berlakukan WFH, 50% ASN Bekerja dari Rumah

by
TERAPKAN - Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Kendal mengeluarkan kebijakan work from home (WFH) kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Setda Kendal, 50 persen bekerja dari rumah.

KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mengeluarkan kebijakan work from home (WFH) kepada aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di lingkungan Setda Kendal. Kebijakan itu diambil menyusul ada puluhan ASN di lingkungan tersebut yang positif Covid-19. Selain itu, Wakil Bupati Kendal dan ajudannya, serta ajudan bupati juga dinyatakan terpapar virus corona.

“Penerapan WFH, 50 persen ASN bekerja dari rumah dan 50 persennya lagi bekerja di kantor. Mulai besok, Selasa (22/6/2021) WFH ini diberlakukan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando RAD Bonay, usai mengikuti meeting zoom bersama jajaran Forkopimda dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (21/6/2021) siang.

Ferinando mengungkapkan, pemberlakukan WFH bagi ASN yang bekerja di kantor-kantor di lingkungan Setda Kendal dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Pasalnya, hingga kemarin ada puluhan ASN yang sudah terkonfirmasi Covid-19. Tak hanya ASN, Wakil Bupati Kendal juga dinyatakan positif Covid-19 yang diduga terpapar saat melakukan kunjungan ke RSUD dan RSDC Kendal. “WFH ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan Setda Kendal,” ungkapnya.

Ferinando menambahkan, sesuai dengan arahan Gubernur Jateng, nantinya setiap kecamatan harus ada tempat isolasi khusus. Sehingga bagi mereka yang rumahnya sempit bisa didorong untuk melakukan isolasi khusus di tempat yang disediakan oleh pihak kecamatan. “Kita akan dorong pihak kecematan untuk membuat isolasi khusus sesuai arahan dari pak Gubernur Ganjar Pranowo,” imbuhnya. (lid)