Kematian Akibat Covid-19 di Kota Santri Terus Bertambah

by
DISALATI - Jenazah Covid-19 masih bisa disalati dengan syarat jenazah tidak boleh keluar dari mobil jenazah dan patuhi prokes.

**Tiga Hari, 23 Kasus Corona Kematian

KAJEN – Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dalam tiga hari ini masih cukup tinggi. Dalam tiga hari ini saja ada 23 kasus kematian Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, Senin (21/6/2021), mengatakan, tren kematian cenderung menurun dari Januari, Februari, dan Maret. Namun pada bulan April langsung meningkat, dan di bulan Mei kembali turun. “Juni ini meningkat kembali. Sampai tanggal 20 Juni ada 33 mati terkonfirmasi Covid. Juni ini ada 55 yang dimakamkan dengan protokol kesehatan. Probable pun dimakamkan oleh petugas. Kinerjanya tim Seroja dibawah komando Pak Budi (Kepala BPBD) dan LH sangat baik,” ungkap dia.

Kasus kematian tertinggi ada di Kecamatan Sragi, yakni 11 kasus kematian. Menurutnya, tim pemakaman bekerja 24 jam untuk menangani kematian dengan didampingi TNI/Polri.

“Untuk tren harian, pada tanggal 19 Juni ada 11, tanggal 20 Juni ada tujuh kasus, dan hari ini ada lima kasus namun belum dilaporkan. Semoga kematian ini bisa kita cegah sedini mungkin,” ujar dia.

Kasus kematian tertinggi dengan usia 51 tahun ke atas, yakni ada 175 orang, 36 tahun ada 20 orang, dan 21 tahun ada 5 kasus.

“Yang mengkhawatirkan kita ada bayi dan balita sudah meninggal karena Covid. Ini perlu kita waspadai,” tandas dia.