Kedungwuni Kian ‘Memerah’

oleh -
GALI LIANG LAHAT: Warga tengah menggali liang lahat untuk jenazah warga Desa Ambokembang Kecamatan Kedungwuni yang dimakamkan dengan protokol pemakaman Covid-19.

**Dipicu Lamaran, Sekolah, Hingga Memandikan Jenazah

KAJEN – Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kian ‘memerah’, yakni kasus positif aktif corona kian banyak. Pemicunya mulai dari kegiatan lamaran, aktivitas di sekolah, piknik, hingga memandikan jenazah positif corona. Kepala Puskesmas Kedungwuni 2 dr Noor Endah, dikonfirmasi adanya lonjakan kasus positif corona di Kecamatan Kedungwuni membenarkannya. Ia mengatakan untuk saat ini di wilayah Puskesmas Kedungwuni 2 ada 29 kasus positif aktif. Namun tracing masih terus dilakukan, dan hasilnya belum seluruhnya keluar.

Ia menyebutkan, di Kecamatan Kedungwuni ada dua Puskesmas, yakni Puskesmas 1 dan 2. “Kebetulan saya pegang di Puskesmas 2,” kata dia. Disebutkan, Puskesmas 2 wilayahnya meliputi delapan desa, yakni Desa Bugangan, Pekajangan, Ambokembang, Rengas, Karangdowo, Tangkil Tengah, Tangkil Kulon, dan Kedungpatangewu.

“Ada delapan desa. Kasus tertinggi di wilayah yang saya pegang memang di Pekajangan,” ungkap dia.

Dokter Noor Endah mengatakan, awal pertama kali kasus positif corona dari klaster SMA 4. “Itu ada dua di Pekajangan,” katanya.

Selanjutnya, ada temuan kasus di Tangkil Tengah. Hasil penelusuran kasus, tiga warga di desa ini terpapar virus corona usai acara lamaran.

“Yang Tangkil Tengah itu pemicunya acara lamaran. Yang dari Dadirejo (Kecamatan Tirto) ada tiga orang positif, yang Tangkil Tengah ada tiga orang positif,” terang dia.