Klaster Sekolah Bermunculan

by
KLASTER SEKOLAH - Sebanyak 11 guru dan 6 siswa di SMK Ma'arif NU Tirto Kabupaten Pekalongan terpapar virus corona dari hasil tes PCR.

**Ditemukan 11 Guru dan 6 Siswa Magang Positif Corona

TIRTO – Klaster sekolah mulai bermunculan. Setelah sebelumnya SMAN 4, kali ini muncul klaster sekolah SMK di Tirto Kabupaten Pekalongan. Sebanyak 11 guru dan 6 siswa magang di SMK Ma’arif NU Tirto Kabupaten Pekalongan positif terpapar virus corona dari hasil tes PCR (polymerase chain reaction).

Temuan klaster sekolah ini berawal dari proses skrining Dinas Kesehatan di sekolah-sekolah yang berencana menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Belasan guru dan siswa ini menjalani isolasi mandiri karena kondisinya orang tanpa gejala (OTG). Kepala Puskesmas Tirto 1 dr Lisa Irnawati, kemarin, mengatakan, terungkapnya kasus baru di sekolah ini berawal dari temuan adanya guru yang mengalami anosmia atau hilangnya indera penciuman dan perasa.

“Kebetulan kami mendapatkan tugas evaluasi PTM di sana. Nah saat itu, kita mendapatkan laporan adanya guru yang anosmia. Kemudian kita laporkan ke Puskesmas Wiradesa karena guru tersebut domisili di Wiradesa. Setelah dilakukan swab PCR, hasilnya positif,” ungkap dr Lisa.

Dengan temuan kasus positif itu, pihaknya bersama tim melakukan tracking yang melakukan kontak erat dengan guru yang bersangkutan.

“Saat evaluasi PTM ke SMK tersebut, kita langsung melakukan tracking siapa saja yang melakukan kontak erat dengan guru yang bersangkutan,” terang dia.

Ternyata, lanjut dia, ada pertemuan di hari Senin (7/6/2021), dimana guru positif tersebut mengikuti pertemuan, dan ada 23 orang yang melakukan kontak. Selanjutnya, Puskesmas bersama kecamatan dan sekolah melakukan tes rapid antigen bagi guru dan siswa di SMK tersebut. Ada 47 siswa dan 47 guru yang disasar dalam tes tersebut. Hasilnya, ada 22 orang reaktif dari hasil tes rapid antigen.