Harus Ada Cara Lain Ajak Lansia Divaksin

by
RAPAT KERJA - Komisi C DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat kerja bersama jajaran Dinas Kesehatan membahas kasus Covid-19 di Kota Pekalongan.

KOTA – Komisi C DPRD Kota Pekalongan memintya Dinas Kesehatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakt lanjut usia atau lansia dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Pekalongan, Makmur S Mustofa dalam rapat kerja bersama jajaran Dinas Kesehatan, Kamis (10/6/2021). Mustofa berharap, Dinkes bisa melakukan beberapa pendekatan lain dalam upaya meningkatkan partisipasi lansia untuk menjalani vaksinasi, seperti memberikan imbalan sebagai iming-iming para lansia.

Menurut Mustofa, salah satu contoh yang bisa dijadikan terobosan adalah lansia yang mau divaksin diberi beras atau sesuatu lain yang dinilai membuat semangat lansia untuk mengikuti program tersebut.

“Kami mendapatkan info terkait kendala-kendala yang terjadi. Tadi disampaikan saat vaksinasi lansia capaianya masih relatif lebih rendah. Ini persoalanya apa dan ini yang harus dilakukan cara-cara lain agar lansia bersedia untuk divaksin,” tutur Ketua Komisi C, Makmur S Mustofa yang ditemui usai rapat kerja.

Sementara itu, Kepala Dinkes Slamet Budiyanto menjelaskan untuk meningkatkan partisipasi lansia Dinkes telah menerapkan program 2 in 1 atau minimal 1 in 1. Yakni satu orang meskipun belum masuk data atau sasaran vaksin apabila mengajak satu lansia maka bisa mendapatkan jata vaksinasi Covid-19. Namun menurutnya, cara itu masih belum berhasil dalam meningkatkan partisipasi para masyarakat lansia untuk divaksin.

Dia menambahkan, sesuai data hingga saat ini capaian vaksinasi lansia adalah sebesar 34,52 persen atau sebanyak 6.772 jiwa dan harus terus didorong agar bisa segera tuntas.(nul)