Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkab Pekalongan Siapkan RS Kesesi

by
DIGENCARKAN - Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona operasi pendisiplinan protokol kesehatan di pusat-pusat keramaian seperti kafe kopi dan lainnya akan terus digencarkan Satgas Covid-19 Kabupaten Pekalongan.

KAJEN – Paska Lebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan masih terus meningkat. Bahkan dalam dua hari terakhir ini ada tambahan 65 kasus baru.Berdasarkan data di laman www.corona.pekalongankab.go.id, pada tanggal 6 Juni 2021 pukul 22.46 WIB total kasus terkonfirmasi masih 3115 kasus. Dua hari setelahnya atau pada tanggal 8 Juni 2021 pukul 23.00 WIB, kasus terkonfirmasi melonjak menjadi 3180 kasus. Artinya dalam dua hari itu ada penambahan 65 kasus baru. Kasus aktif sendiri ada 130 kasus, dengan rincian 42 orang dirawat dan 88 orang isolasi mandiri. Kasus kematian juga masih bertambah dari 174 kasus menjadi 176 kasus. Di sisi lain angka kesembuhan juga bertambah dari 2852 orang sembuh menjadi 2874 orang sembuh, sehingga dalam dua hari ada 22 orang yang sembuh.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, bed occupancy ratio (BOR) isolasi terisi 36 %. (dari 90 terisi 33) dan di ICU 60 %. (dari 15 terisi 9).

Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemkab Pekalongan menyiapkan RS Kesesi untuk perawatan pasien Covid-19, Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) dioptimalkan dengan 40 tempat tidur, dan jika belum cukup pemda menyiapkan AKN.

“Kita tadi memantau isolasi mandiri di desa. PPKM-nya jalan. Jogo tonggonya bagus. Terus mampir ke Puskesmas Kesesi. Intinya mengantisipasi jika ada lonjakan kita sudah siap,” ujar Asisten Pemerintahan Setda, Totok Budi M, Rabu (9/6/2021) siang.

Pantauan dilakukan oleh Pj Sekda Bambang Irianto, BPBD, Kepala Dinkes Setiawan Dwiantoro, dan perwakilan dari Polres Pekalongan. “Kami bersama kepala Dinas Kesehatan, BPBD, serta dari Polres melihat sarana prasarana (di Puskesmas Kesesi). Itu dipandang cukup untuk dipersiapkan jika ada lonjakan yang tak terkendali,” katanya.