Progres Jembatan Simbangdesa Surplus 19,6%

by
PENGERJAAN - Terlihat para pekerja dari CV Subur Makmur tengah mengerjakan pemasangan besi IWF untuk gelagar jembatan.

“Pengerjaannya akan kami ganti rangka, kemudian pembuatan struktur abotmen dan pilar. Lalu juga penggantian struktur atas dengan IWF yang baru. Pembesian, lantai cor beton, setelah itu diaspal,” jelas Endro.

Jembatan yang dibangun tahun 1990 itu banyak diperbincangkan di media sosial, karena kondisinya yang begitu parah dan belum pernah tersentuh perbaikan.

Bupati Wihaji pun sempat meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Wihaji mengakui bahwa kondisi jembatan yang mempunyai panjang 60 meter dan lebar 4 meter itu dalam kondisi memprihatinkan.

“Kondisinya sudah memprihatinkan, terutama pada bagian alas sudah terlihat banyak berlobang. Sedangkan penambalan sendiri dilakukan swadaya oleh warga menggunakan bahan seadanya, sehingga berpotensi membahayakan warga yang melintas. Mengingat jembatan berusia 30 tahun ini merupakan salah satu jalur utama penghubung antar desa,” kata Bupati.

Untuk itu, kata Bupati, pihaknya pada tahun anggaran 2021 memastikan perbaikan pada jembatan penghubung antar desa serta menuju jalur Pantura tersebut. Wihaji juga meminta maaf karena baru tahun ini perbaikan bisa dianggarkan. Hal itu dilakukan dengan kehati-hatian, agar kedepannya tidak timbul persoalan baru. Mengingat statusnya merupakan jembatan desa, bukan kabupaten. (fel)