Masih Ditemukan Makanan Berformalin

by
TES - Petugas Dinkes melakukan tes terhadap sampel takjil yang diambil dari sejumlah lokasi.

KOTA – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menemukan masih ada makanan siap saji yang mengandung formalin. Temuan itu merupakan hasil pemeriksaan dan pengawasan makanan siap saji yang dilakukan dalam dua tahap yakni pada Maret dan April lalu. Dari pemeriksaan, didapati masih ada makanan jenis mi basah yang mengandung formalin dan rodhamin B.

Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan, Tri Nurtiyasih dalam paparanya mengungkapkan bahwa pada hasil pemeriksaan makanan tahap 1 yakni pada bulan Maret ditemukan 16 sampel makanan masih mengandung formalin. Makanan yang diperiksa diantaranya bakso, tahu, somay, mi basah dan kerupuk

“Kami lakukan pemeriksaan pada 200 sampel makanan dari empat kecamatan. Dari 100 sampel yang diperiksa kandungan boraks, hasilnya negatif. Kemudian 100 sampel yang diperiksa kandungan formalin, 16 sampel positif berformalin. Sampel makanan tersebut kami ambil dari empat kecamatan dengan sasaran warung-warung yang menjadi tujuan kuliner,” tuturnya.

Kemudian untuk pemeriksaan kandungan Rodhamin B, dari dua sampel yang diperiksa di wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan satu sampel positif mengadung Rodhamin B.

Sedangkan dalam pemeriksaan tahap II yakni pada April atau saat bulan puasa, juga masih ditemukan satu sampel makanan mengandung formalin. “Pemeriksaan tahap II kami lakukan terhadap takjil yang dijual oleh pedagang. Yang positif formalin adalah sampel mi basah,” tambahnya.