242 Ibu Hamil Positif Corona

by
Setiawan Dwiantoro

**Kurun Waktu 5 Bulan
**Balita Sebanyak 25 Anak

KAJEN – Ratusan ibu hamil (bumil) dan puluhan balita di Kabupaten Pekalongan terkonfirmasi Covid-19.
Berdasarkan data di Dinas Kesehatan, dari bulan Januari 2020 hingga Mei 2021 ada 242 bumil terkonfirmasi Covid-19. Dalam kurun waktu yang sama, ada 25 balita yang terpapar virus corona. Bahkan virus corona telah merenggut nyawa beberapa balita di Kota Santri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, dikonfirmasi bayi terpapar virus corona bahkan ada yang meninggal, Selasa (8/6/2021), mengatakan, penularan Covid-19 melalui droplet. “Kalau saya lihat penularan Covid melalui droplet. Itu yang harus kita pegang. Tetapi kan kita harus ada kajian-kajian terus, membaca-baca berbagai literatur. Nah bayi ini kan jarang terjadi,” kata dia.

Dikatakan, banyak kasus Covid-19 di masyarakat adalah orang tanpa gejala (OTG). Padahal, lanjut dia, bayi kondisinya masih rentan. Artinya masih sangat rentan sekali dengan virus. Daya tahannya juga masih lemah.
Oleh karena itu, orang tua, keluarga, dan masyarakat di sekitar bayi atau balita harus selalu menjaga protokol kesehatan agar balita tidak terpapar virus corona.

“Intinya yang penting patuhi prokes. Prokes itu kan pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan,” pesan dia.

Disinggung pelayanan ibu hamil saat pandemi, Wawan mengatakan, untuk ibu hamil yang mendekati masa HPL (hari perkiraan lahir), akan dilakukan pemeriksaan untuk Covid-nya dengan rapid antigen. Jika reaktif, akan ditindaklanjuti dengan PCR.

“Itu kami lakukan untuk pencegahan jangan sampai terjadi penularan terhadap bayinya saat melahirkan,” tandas dia.