Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkab Pekalongan Launching SPBE

by

KAJEN – Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik (good government), selain kesiapan infrastruktur, juga yang terpenting segera dibenahi adalah berkaitan sumber daya manusia dan data.

Hal ini diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat melaunching SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dalam rapat dinas di aula lantai 1 Setda, Senin ( 7/6/2021).

Rapat dinas sekaligus launching SPBE dihadiri pula Wakil Bupati Pekalongan Arini HArimurti, Pj Sekda Bambang Irianto beserta para asisten/staf ahli, para kepala OPD dan para camat.

Dijelaskan Bupati, launching SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) di kabupaten Pekalongan yang berupa banyak hal diantaranya command center, seluruh jejaring aplikasi nanti terpusat semua termasuk Pekalongan single data.

“Semua kita sesuaikan dengan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik. Kemudian yang paling penting ujungnya adalah untuk peningkatan pelayanan public agar seluruh OPD yang terlibat di dalam pelayanan publik bisa melayani masyarakat dengan mudah, terbuka dan cepat. Prinsip, kita selenggarakan good government dengan piranti E-Govt (electronik Government). Ini jawaban terhadap perkembangan masyarakat,” ujar Bupati.

Selanjutnya Bupati memaparkan 2 (dua) tugas utama yang diembankan kepadanya saat dilantik menjadi Bupati periode 2016-2021, yaitu penanggulangan rob dan penurunan angka kemiskinan.

“Alhamdulilah meskipun angka kemiskinan kita dari hampir 13 % sekarang sudah 9 %, Ini terkoreksi lagi karena pandemi. Saya kira tidak ada masalah. Penanggulangan rob masih jalan, kerjasama penanggulangan rob dengan Belanda masih jalan dan yang lebih penting skema pendanaannya sudah siap,” ucap Bupati pada rapat dinas tersebut.

Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati berpesan agar program lama yang baik dipertahankan, dan visi misi pemimpin baru harus dikembangkan.

“Apa gunanya mempertahankan pola lama yang baik, kemudian mencari program baru yang lebih baik sesuai dengan visi misinya? Ternyata gunanya adalah untuk kebaikan dan kebaikan seterusnya,” tegasnya.

Selain itu, ada program yang harus dilanjutkan, seperti penanganan rob, pengawalan pasar Wiradesa, penyelesaian pasar Kedungwuni dengan segala permasalahannya, sampai fasilitasi terhadap perguruan tinggi harus dilanjutkan.

“Kemudian hari ini sedang dikerjakan PLBK KOTAKU di Buaran senilai hampir 47 M, dan program-program lain baik yang menyangkut politik afirmasi kita untuk menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Tak lupa dalam rapat dinas tersebut Bupati berpamitan dan mengucapkan terimakasih atas kerjasama seluruh jajaran pemerintah kabupaten Pekalongan.

Senada dengan bupati, Wakil Bupati Arini Harimurti juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang selama ini telah bekerja dengan sangat baik. Terbukti dari banyaknya indikator yang merupakan indikasi sebuah keberhasilan. Termasuk baru-baru ini penghargaan WTP yang keenam kali, maupun prestasi-prestasi yang lainnya.

“Monggo dilanjut apa yang sudah baik ini, dilanjutkan dengan mempersiapkan diri untuk mengikuti gaya baru,” pintanya.