Realisasi PBB Baru 24%

oleh -
PELAYANAN - Pelayanan pembayaran PBB yang ada di kompleks Kantor BKD Kota Pekalongan.

*Dari Target Rp 13,2 Miliar

KOTA – Capaian pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga akhir Mei tercatat baru mencapai 24% dari total target tahun 2021 sebesar Rp 13 miliar. Untuk itu, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pekalongan terus berupaya mengejar capaian agar target dapat terpenuhi.

Kepala BKD Kota Pekalongan, Doyo Budi Wibowo mengungkapkan bahwa tahun lalu target capaian PBB Rp 10 miliar dan capaiannya mencapai Rp 13 milyar. Sehingga tahun ini target dinaikan menjadi Rp 13,2 milyar. “Tahun lalu launching SPPT sedikit terlambat yakni bulan Mei, tahun ini sudah dikeluarkan sejak Maret. Dengan demikian mudah-mudahan dapat tercapai,” terang Doyo.

Selain mengejar target pendapatan tahun ini, dikatakan Doyo pemerintah juga tengah berupaya mengejar tunggakan pajak yang mencapai angka Rp 3, 2 miliar. “Ini juga tengah kami kejar,” tambahnya.

Ditanya terkait peluang adanya penghapusan denda, Doyo menyatakan bahwa kebijakan itu diberikan pada momen-momen tertentu seperti saat Hari Jadi Kota Pekalongan, Hari Batik, atau Hari Kemerdekaan RI, sehingga saat ini jadwalnya belum dapat dipastikan. “Penghapusan denda ini bersifat situasional, kami usulkan ke wali kota. Harapannya, adanya penghapusan denda betul-betul menjadi peluang dan dimanfaatkan semua wajib pajak untuk segera membayar,” tandas Doyo.

Doyo menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan lagi, melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Kantor Pertanahan yakni program trisula agar tanah-tanah dapat diketahui jelas pemiliknya. “Ini akan didata termasuk pemilik tanak tersebut termasuk penerima bantuan tidak mampu atau bagaimana,” papar Doyo.

Doyo mengimbau agar seluruh wajib pajak dapat melaksanakan kewajibannya membayar pajak. “Mari taat membayar pajak untuk membangun kota kita,” ajak Doyo.(nul)