Batang Tetap Lanjut PPKM Mikro

by
Wihaji, Bupati Batang

Bupati Batang menginstruksikan masyarakat Batang untuk kembali menerapkan PPKM Mikro. Hal ini dilakukan untuk menekan kasus Covid-19. Kendati kasus Covid -19 pasca arus mudik dan balik lebaran di Kabupaten Batang tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang, Wihaji, saat ditemui di kantornya, Senin (31/5/2021). Pihaknya pun tetap akan melaksankan kebijakan Pemerintah Pusat untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikto (PPKM) secara serentak di seluruh Provinsi di Indonesia yang dimulai tanggal 1 hingga 14 Juni 2021.

“Di beberapa Kabupaten memang Kasus Covid-19 ada lonjakan, alhamdulilah di Batang termasuk yang stabil. Walaupun Kita tidak wajib melaksanakan PPKM tapi dari awal ketika ada kebijkan tersebut tetap melaksanakannya,” kata

Ia pun mengatakan, memilih melaksanakan PPKM merupakan bagian dari meminimalisir terjadianya lonjakan penyebaran kasus. “PPKM bagian dari mencegah penularan Covid-19, sehingga Batang kasusnya termasuk landai dibanding dengan kabupaten yang lain. Walaupun sehari ini ada kenaikan satu hingga dua orang yang terpapar Corona,” jelasnya.

Ia pun menyatakan tidak ada klaster baru di Batang, yang ada klaster lama yaitu klaster keluarga. “Dari data terakhir yang terkonfirmasi positif 4095 orang, yang sudah sembuh 3.791 orang, meninggal dunia 212 orang. Sekarang tinggal 71 orang isolasi mandiri, 20 dirawat di rumah sakit. Sehingga totalnya ada 91 orang positif Covid-19,” terangnya.

Wihaji juga meminta masyarakat tetap mematuhi ptotokol kesehatan, dan perbanyak vaksinasi Covid-19 lansia dan pelayanan publik. (nov)