Viral Video Bupati Marahi Staf Kemensos dan Maki Mensos Risma: Menteri Bodoh cuma Bisa Tanam Bunga dan Pohon

by
Video Bupati Alor Amon Djobo marahi staf Kemensos RI dan sebut Mensos Risma menteri bodoh yang cuma bisa menanam bunga dan pohon di Surabaya. (Tangkapan layar/Pojoksatu)

Bupati Alor Amon Djobo mendadak viral lantaran memarahi staf Kemensos dan mengatai Mensos Tri Rismaharini.

Dalam video berdurasi tiga menit sembilan detik itu, Amon Djobo memarahi staf Kemensos.

“Pa dorang besok tidak boleh ada disini. Besok kamu pulang sudah! Saya kasi ingat kamu, kamu pulang sudah! Besok saya bikin surat ke Presiden,” ucap Amon Djobo.

Amon Djobo lantas menyinggung Mensos Tri Rismaharini.

Meski tak menyebut nama Risma, tapi ucapan Amon Djobo ditujukan kepada sosok mantan Wali Kota Surabaya itu.

“Dia (Mensos) pikir dia terlalu hebat apa? Pimpin Surabaya hanya tanam bunga pohon saja kok, tau apa dia? Apa dia tu?” katanya.

“Kastau deng dia tu! Sebentar kasitau dia bupati marah betul, kau punya laporan kasi Presiden tu,” sambungnya.

Amon pun mempertanyakan mekanisme penyaluran bantuan yang menurutnya harus disalurkan langsung kepada penerima.

Baca juga : Respons Risma Terkait Video Viral Bupati Alor yang Marahi Pegawai Kemensos

“Coba sekarang bilang. Itu program pusat, betul tidak? Untuk apa? Untuk keluarga harapaan. Miskin itu,” tegasnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan itu ada di bawah kendali pemerintah, bukan DPRD.

“Bagaimana dia (Menteri) bilang DPR. DPR mana tu?” katanya.

Seperti tak puas, Amon Djobo kembali mengata-ngatai Risma sebagai menteri bodoh.

“Menteri bodok model begitu. Masih lebih baik ibu Kofifah. Pantas model begitu tu, tempat (Kemensos) itu korupsi. KPK tangkap lagi. Nanti saya suruh dia (KPK),” katanya.

Ia lantas mengusir staf Kemensos itu dan secepatnya angkat kaki dari Alor.

“Kau itu siapa kau ini? Lu pigi tanya Presiden dengan Gubernur, saya ini siapa? Apa kamu ini?”

“Kamu tidak menghargai pemerintah yang kerja. DPR mana itu. Itu kan orang caplok. iya to?”

“Bantuan itu dari pengurus PKH, baru bilang Presiden yang perintah untuk dia yang bagi. Dari mana itu, yang model begitu?” ujarnya.

Amon Djobo lantas kembali menyebut Risma sebagai menteri bodoh.

“Lalu itu Menteri omong lurus saja begitu. Berarti dia juga tidak mengerti pola bantuan sampai ke bawah. Menteri bodok model begitu!” ucapnya.

Ia menyatakan, sebagai pejabat, seharusnya lebih dulu berfikir baru setelah itu bicara.

“Kau pikir kita di daerah ini bodok barangkali? DPR mana tu? Sekarang kau datang kau bilang baru 13 orang, sembarang saja kau,” ujarnya.

Amon Djobo bahkan sampai mengancam akan melempar staf Kemensos itu dengan kursi.

“Saya lempar kau dengan kursi baru kau tobat nanti. Kau datang bukannya tanya kami, lu pi tanya orang lain,” hardiknya.

“Kau di kementerian golongan berapa kau?” tanya Amon yang lantas dijawab seseorang di antaranya golongan empat.

“Ah pantas kau bodok. Saya IV E, kau mengerti? Setan lu!”

“Lu kasi tau lu punya menteri tu bahwa bupati bilang kau paling bodok. Titik,” tegasnya.

Lagi-lagi, Amon Djobo menyinggung Mensos Risma.

“Jangan karena kau pimpin suarabaya. Alor tidak bisa begitu! Saya tunggu dia (Menteri Risma) nanti,” ucapnya.

Penjelasan Amon Djobo

Peristiwa tersebut terjadi pada pertengahan April 2021 lalu tapi kembali viral di media sosial baru-baru ini.

Dikonfirmasi, Amon Djobo membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia tak mengetahui siapa yang menyebarkan video tersebut.

“Saya marah karena pemerintah daerah dilangkahi dan dilecehkan oleh Kementerian Sosial,” kata dia.

Amon tak mau nanti pihaknya dianggap pemerintah pusat tidak melayani masyarakat.

“Nanti presiden dan pemerintah pusat dikira pemerintah daerah tidak bekerja,” tegas Amon. (int/ruh/pojoksatu)